Harry Kane Ungkap Penyebab Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026: Terlalu Bertahan Lawan Argentina

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 16 Juli 2026
Harry Kane Ungkap Penyebab Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026: Terlalu Bertahan Lawan Argentina

Timnas Inggris kalah 1-2 dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026. (Instagram/England football team)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menilai kekalahan 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Kamis, tidak lepas dari perubahan pendekatan permainan timnya setelah unggul lebih dahulu.

The Three Lions sempat memimpin lewat gol Anthony Gordon. Namun, Argentina berhasil membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk memastikan tempat di partai final.

Kane menilai Inggris sebenarnya mampu mengendalikan pertandingan dalam sebagian besar waktu. Akan tetapi, keputusan untuk lebih fokus mempertahankan keunggulan justru menjadi titik balik yang dimanfaatkan Argentina.

Ini mengecewakan untuk tim, staf, dan para suporter. Kami bermain bagus hampir sepanjang pertandingan. Namun, setelah unggul 1-0, kami seperti hanya berusaha mempertahankan keunggulan. Di level (semifinal) seperti ini, itu tidak cukup,

kata Kane dikutip dari FIFA.

Harry Kane Akui Kekalahan Sangat Menyakitkan

Penyerang Bayern Muenchen tersebut mengaku hasil tersebut sulit diterima. Menurutnya, seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen demi membawa Inggris melangkah hingga babak semifinal.

"Kami bekerja sangat keras untuk bisa berada di sini. Semua pemain telah memberikan darah, keringat, dan air mata. Gagal dengan cara seperti ini benar-benar sangat menyakitkan," ujarnya.

Kane menjelaskan Inggris mampu menjalankan strategi dengan baik pada babak pertama hingga awal babak kedua. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan memberi keuntungan bagi timnya dalam menguasai jalannya laga.

"Kami memberi tekanan tinggi sehingga bisa merebut bola dan mengendalikan permainan," ucap Kane.

Meski demikian, situasi berubah setelah Inggris berhasil mencetak gol pembuka. Kane menilai Argentina tampil lebih agresif dengan meningkatkan intensitas serangan, sementara Inggris gagal mempertahankan ritme permainan yang sama.

Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak lagi mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan mereka datang bertubi-tubi. Kami terus melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup,

tuturnya.

Kane tetap melihat perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 sebagai perkembangan yang positif. Ia meyakini The Three Lions semakin dekat untuk mewujudkan ambisi meraih gelar juara dunia, meski masih harus menemukan formula yang tepat agar mampu melewati rintangan di fase-fase akhir turnamen.

#Harry Kane #Timnas Inggris #Piala Dunia #Piala Dunia 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Usai Raih Sepatu Emas Eropa, Harry Kane Bidik Ballon d'Or
Harry Kane kembali menegaskan ambisinya meraih Ballon d'Or setelah penyerang Bayern Munchen tersebut menerima penghargaan Sepatu Emas Eropa keduanya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Usai Raih Sepatu Emas Eropa, Harry Kane Bidik Ballon d'Or
Olahraga
Bukan Messi atau Mbappe, Harry Kane Kandidat Paling Layak Raih Ballon d’Or 2026
Mesin gol Bayern Munchen, Harry Kane, merupakan pemain yang paling layak membawa pulang Ballon d'Or 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Bukan Messi atau Mbappe, Harry Kane Kandidat Paling Layak Raih Ballon d’Or 2026
Olahraga
Harry Kane Bicara soal Masa Depannya di Bayern, Santai meski Kontrak Sisa Setahun
Masa depan Harry Kane di Bayern Munchen mulai menjadi perhatian mengingat kontraknya yang tersisa satu tahun.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Harry Kane Bicara soal Masa Depannya di Bayern, Santai meski Kontrak Sisa Setahun
Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Bagikan