Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Tekno

Harga iPhone Duo Turun, Apple Store di China Masih Kehabisan Stok

Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026

MerahPutih.com - Perangkat lipat pertama Apple, iPhone Duo, mengalami pergeseran yang sangat cepat, mulai dari kehebohan hingga harga yang melonjak saat peluncuran.

Kini, HP tersebut justru dijual dengan potongan harga di sejumlah toko penjualan di China. Laporan pengguna serta daftar harga di berbagai platform menunjukkan, bahwa smartphone tersebut tersedia dengan harga di bawah resmi, terutama berkat program subsidi dari sejumlah platform e-commerce besar.

Berdasarkan berbagai masukan di sejumlah platform, harga iPhone Duo di beberapa wilayah Tiongkok telah turun di bawah harga ritel awalnya.

Baca juga:

Baru Meluncur, Sejumlah Pengguna iPhone Duo Laporkan Layar Retak di Bagian Lipatan

Apple Store di China Kehabisan Stok iPhone Duo

Harga iPhone Duo di China mulai turun
Harga iPhone Duo di China mulai turun. Foto: Dok. Apple
>>Meski demikian, banyak Apple Store di seluruh negeri masih belum memiliki stok untuk pembelian langsung di tempat.

Selain itu, jika mencoba memesan melalui situs web resmi Apple dengan opsi pengiriman, maka beberapa konfigurasi produk bahkan menunjukkan waktu tunggu hingga Januari 2027.

Model dasar dengan kapasitas 256GB diluncurkan dengan harga 15.999 yuan (Rp 43,3 juta) di Tiongkok, dengan pilihan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dibanderol dengan harga lebih tinggi.

Peralihan cepat dari harga premium akibat kelangkaan menjadi diskon tipis menunjukkan adanya kesenjangan antara pasokan resmi, yang terbatas dengan ketersediaan yang lebih fleksibel melalui platform e-commerce serta pengecer resmi di wilayah-wilayah tertentu.

Baca juga:

Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!

Permintaan iPhone Duo Dinilai Masih Tinggi

Permintaan iPhone Duo masih tinggi
Permintaan iPhone Duo masih tinggi. Foto: Dok. Apple
>Menurut para analis, permintaan untuk jangka panjang masih terlihat kuat. IDC sebelumnya memperkirakan, bahwa perangkat lipat pertama dari Apple dapat terjual lebih dari 10 juta unit pada tahun peluncurannya.

Lalu, berpotensi menguasai sekitar 40 persen pasar perangkat lipat global pada 2027. Goldman Sachs juga memiliki pandangan optimis serupa, dengan proyeksi penjualan mencapai 13 juta unit pada 2026 dan 33 juta unit pada 2027.

Meskipun saluran resmi masih terbatas, munculnya harga di bawah daftar resmi lebih awal di wilayah-wilayah tertentu memberikan akses yang sedikit lebih mudah bagi sebagian pembeli.

Besaran diskon dan ketersediaan produk masih bervariasi tergantung pada lokasi serta platformnya, kemudian situasi pasokan pun masih terus menyesuaikan seiring upaya Apple dalam menangani tumpukan pesanan yang belum terpenuhi. (sof)

Baca Artikel Asli