Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Hans Flick Kalem Barcelona Dibantai Atletico 4 Gol, Leg ke-2 Tinggal Cetak 2 Gol Tiap Babak

Wisnu Cipto - Sabtu, 14 Februari 2026

MerahPutih.com - Pelatih Barcelona, Hans-Dieter "Hansi" Flick, menegaskan tidak akan menyerah meski timnya kalah telak 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Piala Raja di Stadion Civitas Metropolitano, dini hari tadi.

“Kami akan berjuang,” kata Flick, dalam keterangan resmi klub Barcelona usai pertandingan, Jumat (13/2).

Bahkan, pelatih asal Jerman itu sudah menyiapkan strategi untuk leg kedua. Menurutnya, Barcelona akan mencetak minimal dua gol tiap babak saat bermain kandang di leg kedua.

Kami punya peluang untuk membalikkan keadaan. Kami bisa memenangkan setiap babak dengan skor 2-0,” tutur Flick.

Baca juga:

Kalah Memalukan dari Atletico Madrid, Apakah Barcelona Masih Punya Harapan di Camp Nou?

Barca Bermain Buruk 45 Menit Pertama

Flick mengakui babak pertama menjadi evaluasi penting karena timnya kebobolan empat gol dari Atletico untuk leg kedua nanti. “Jelas saya tidak senang dengan 45 menit pertama," imbuhnya, dilansir Antara

Menurut Flick, Barcelona gagal menekan lawan dan tidak menunjukkan rasa lapar untuk menang di babak pertama. Namun, dia menilai tim tampil lebih baik pada babak kedua. “Saya bangga dengan tim saya,” tandasnya.

Baca juga:

Barcelona Dibantai Atletico Madrid 4-0, Hansi Flick: Babak Pertama Jadi Pelajaran

Fakta Unik Leg Pertama Altetico Vs Barcelona

Barcelona kini menghadapi tantangan berat untuk lolos ke final dan mempertahankan gelar juara. Gol Atletico dicetak melalui bunuh diri Eric Garcia (7’), Antoine Griezmann (14’), Ademola Lookman (33’), dan Julian Alvarez (45’+2).

Berdasarkan data Transfermarkt, kemenangan 4-0 atas Barcelona di Piala Raja menjadi yang pertama bagi Atletico Madrid sejak semifinal leg kedua musim 1988/1989, ketika mereka terakhir kali menang dengan selisih gol serupa.

Atletico Madrid kini mencatat rekor impresif dengan kemenangan terbesar atas Barcelona di ajang ini sejak 1989. Lamine Yamal dan rekan-rekan harus menang dengan selisih minimal empat gol di leg kedua untuk menjaga peluang lolos ke final. (*)

Baca Artikel Asli