Kendaraan arus mudik yang melintas di Tol Cikopo - Palimanan pada Kamis (22/6) atau H-3 Lebaran 1438 H, dari arah Cikopo menuju Palimana mencapai 71.693 unit.
Berdasarkan data yang diperoleh merahputih.com dari Humas Polda Jabar, jumlah kendaraan melintas tertinggi dari Cikopo menuju Palimanan terjadi pada pukul 09.00 WIB-12.00 WIB yakni sebanyak 15846 kendaraan.
Sementara jumlah kendaraan dari arah Palimanan menuju Cikopo sebanyak 20.459 unit.
Dan berikut data lalu lintas di Gerbang Tol Palimana pada Kamis (22/6)
Pukul 00.00-03.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 7.031
Arah Palimanan-Cikopo : 2.891
Loket yang dibuka : 18 Exit, 8 Entrance
Pukul 03.00-06.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 7.145
Arah Palimanan-Cikopo : 1.597
Gerbang yang dibuka : 18 Exit, 8 Entrance.
Pukul 06.00-09.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 7.439
Arah Palimanan-Cikopo : 1.926
Gerbang yang di buka : 18 Exit, 6 Entrance
Pukul 09.00-12.00 WIB
Arah Cikopo Palimanan : 15.845
Arah Palimanan-Cikopo : 4.368
Gerbang yang di buka : 18 exit, 7 entrance
Pukul 12.00-15.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 8.723
Arah Palimanan-Cikopo : 2.926
Loket yang di buka : 18 exit, 7 entrance.
Pukul 15.00-17.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan: 5.837
Arah Palimana-Cikopo : 1.872
Loket yang dibuka : 18 exit, 7 entrance.
Pukul 17.00-19.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 5.337
Arah Palimanan-Cikopo : 1.389
Loket yang dibuka : 18 exit, 7 entrance.
Pukul 19.00-21.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 5.728
Arah Palimanan-Cikopo : 1.432
Loket yang dibuka : 18 exit, 7 entrance
Pukul 21.00-24.00 WIB
Arah Cikopo-Palimanan : 8.608
Arah Palimanan-Cikopo : 2.058
Loket yang dibuka : 18 exit, 7 entrance.
Dengan padatnya kendaraan, maka diperlukan sistem pembayaran yang efektif di pintu Tol agar mengurangi kemacetan. penggunaan kartu uang elektronik (e-money) sebagai alat pembayar jalan tol, dapat menghemat waktu pembayaran di loket. Hal ini dikatakan Direktur Operasional PT. Lintas Marga Sedaya, Renaldi, Kamis (22/6).
Menurut Direktur Operasional pengelola jalan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) ini, penggunaan e-money sebagai alat pembayar jalan tol, hanya membutuhkan waktu transaksi empat detik.
Sementara jika menggunakan uang cash dapat memakan waktu dua puluh hingga dua puluh lima detik.
"Tadi sudah kita lihat, yang transaksi biasa itu mencapai 20 detik, kalau pakai e-money itu hanya memakan waktu empat detik," kata Renaldi, di GT Palimanan, Kamis (22/6).
Dengan menggunakan e-money sebagai alat pembayaran, dapat mempersingkat waktu transaksi dan mengurangi antrian di gardu tol.
"Jadi dengan menggunakan e-money dapat mengurangi kemacetan," katanya.
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.