MerahPutih.Com - Putra sulung Sukarno, Guntur Soekarnoputra memang jarang muncul di arena politik. Sejak zaman Orde Baru, Guntur lebih memilih jalan sunyi. Tampilnya sang putri semata wayang, Puti Guntur Soekarno di ajang Pilgub Jatim membuatnya turun gunung.
Dalam safari politik Puti Guntur di Ngawi, Jawa Timur, Guntur Soekarno memberi wejangan dan semangat kepada anaknya untuk tidak takut dalam pertarungan politik di Jawa Timur. Sebab, para Soekarnois dan Marhaenis akan membantu.
"Jangan takut, anakku. Masih banyak orang di Jawa Timur yang begitu mencintai kakekmu. Mereka Soekarnois dan Marhaenis, akan menunjukkan jalan dan membantumu menjadi wakil gubernur kelak," ungkap Guntur Soekarno Putra saat mendampingi Puti melakukan safari politik di Ngawi, Minggu (4/2).
Hal itu diungkapkan Guntur untuk memberikan keyakinan kepada Puti dalam menghadapi kontestasi Pilkada Jatim mendatang. Ungkapan ayahnya tersebut juga dibenarkan oleh Puti.
Cucu Bung Karno tersebut sebagaimana dilansir Antara mengaku memiliki kisah tersendiri usai ditunjuk menjadi pendamping Gus Ipul pada Pilkada Jatim. Ia sempat berdebat dengan ayahnya, Guntur Soekarnoputra atas pencalonanannya.
Puti menceritakan, setelah ditunjuk Megawati, ia segera mendatangi kediaman ayahnya. Satu hal yang dilakukannya, yakni meminta restu sang ayah untuk mengabdi di Jawa Timur.
Ternyata niat baiknya tak langsung dikabulkan. Guntur bersikeras tak merestui putri semata wayangnya maju Pemilihan Gubernur Jatim pada 27 Juni mendatang. Karenanya terjadi perdebatan panjang.
Keesokannya, Puti kembali mencoba meminta restu untuk yang terakhir kali. Karena dia harus bergegas segera ke Surabaya guna mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.
"Ternyata Papa menyatakan mendukung 100 persen, bahkan 1.000 persen," kata dia.
Dalam dukungan itu, lanjut Puti, ayahnya ingin dirinya menjadi seorang politisi yang memiliki komitmen kuat di dalam mempertahankan pandangannya. Terutama dalam memimpin Jawa Timur nantinya.
Menanggapi hal itu, Puti Guntur menyatakan, dukungan ayahnya tersebut menghapuskan sedikit kegamangannya dan mulai yakin dalam menghadapi Pilgub mendatang.
Karena itu, ia mengaku siap mengemban mandat yang diberikan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri guna melanjutkan cita-cita pendiri bangsa, yakni mewujudkan kebangsaan di tengah ancaman NKRI.(*)