MERAHPUTIH.COM — DI tengah usaha gencar pemerintah mewujudkan ketahanan pangan jelang El Nino Godzilla, Gerakan Nasional Tani Indonesia (GNTI) memberikan angin segar. Lewat kemitraan di Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, GNTI bersiap panen raya di kebun jagung seluas 1.500 hektare pada Mei mendatang.
Dalam kunjungan ke lokasi yang dipimpin langsung oleh Sekjen GNTI Sutrisno beserta pengurus pusat GNTI, jagung tumbuh subur dan siap memasuki masa panen. Selain melakukan pemantauan, tim juga berdiskusi dengan petani setempat terkait teknik budi daya, penggunaan sarana produksi, serta strategi peningkatan hasil panen. Hal itu bertujuan memastikan keberlanjutan program kemitraan serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Sutrisno menyampaikan program pengembangan jagung di area seluas 1.500 hektare ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian berbasis kemitraan.
“Pemantauan ini penting untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal. Kami juga tengah mempersiapkan panen raya sebagai momentum menunjukkan hasil kerja sama antara petani dan mitra,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.
Baca juga:
Stok Pangan Indonesia Diprediksi Surplus Jelang El Nino ‘Godzilla’, Jagung hingga Daging Ayam Aman
Panen raya yang direncanakan dalam waktu dekat diharapkan menjadi ajang apresiasi bagi petani sekaligus mendorong semangat pengembangan komoditas jagung di wilayah Kabupaten Pesawaran.
Dengan adanya sinergi antara petani, GNTI, dan pihak terkait, program kemitraan ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal maupun nasional.(*)
Baca juga:
Produksi Jagung Meningkat, Kementan Klaim Impor Pakan Turun Hingga Nol