Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan

Selasa, 20 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah DKI akan menggelar perlombaan di pelbagai pusat perbelanjaan dalam meramaikan perayaan Imlek 2026.

"Karena sebentar lagi mau Imlek, kita lombakan lampu dan lampion di pusat perbelanjaan. Hal yang paling penting orang mau belanja. Begitu orang mau belanja, apa yang terjadi? Pasti gairah masyarakatnya lebih tinggi," kata Pramono di Jakarta, Selasa (20/1).

Di saat bersamaan, Pemprov DKI akan mendorong pihak pusat perbelanjaan memulai menebar diskon belanja untuk memancing perputaran ekonomi di Ibu Kota. "Maka diskonnya juga nanti menyambut Imlek yang selama ini enggak pernah ada diskon, kita kasih diskon. Insentif kita kasih. Maka dengan cara-cara terobosan seperti itulah kami lakukan, termasuk nanti menyambut puasa dan Idul Fitri," ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan langkah ini disiapkan Pemprov DKI secara matang, transparan, dan bakal meriah. "Karena mayoritas masyarakat kita ada yang belanja untuk menyambut Idul Fitri, ada yang puasa beli macam-macam sehingga dengan pikiran itulah yang akan kami lakukan," katanya.

Baca juga:

Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026



Dengan merangkul BI, OJK, Bank Jakarta hingga Himbara, Pramono optimistis digitalisasi pasar menggunakan transaksi QRIS bisa naik signifikan. "Mudah-mudahan QRIS ini bisa digunakan di seluruh pasar yang dimiliki oleh pemerintah DKI Jakarta," ucapnya.

Pramono juga mengungkap strategi Pemprov DKI Jakarta pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026 lalu. Dengan menggelar lomba yang menarik perhatian, plus mendorong pemberian insentif berupa diskon, pusat perbelanjaan, hotel, dan sebagainya, pengunjungnya dapat melonjak.

"Secara transparan dan terbuka, hotelnya yang dilombakan yakni ornamen menyambut Tahun Baru dan juga ornamen menyambut Natal. Transaksi di Jakarta, sampai dengan 12 Januari 2026, mencapai Rp 15,2 triliun. Termasuk hotel sepanjang Jalan Sudirman, MH Thamrin, Gatot Soebroto itu tingkat okupansinya hampir semuanya 100 persen," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan