MerahPutih.com - Geisha kembali menyapa pendengar lewat karya terbaru bertajuk Geram, sebuah single yang merekam luapan emosi ketika seseorang mencapai batas dalam sebuah hubungan.
Dikenal dengan karakter vokal yang penuh penghayatan, Geisha tetap konsisten menghadirkan lagu-lagu yang relevan lintas generasi. Dalam Geram, band ini menghadirkan emosi yang lebih tegas—bukan sekadar kesedihan, tetapi juga kemarahan yang terpendam.
Lagu ini mengisahkan sosok yang setia menjaga dan mencintai dengan tulus, namun harus menerima kenyataan pahit ketika kepercayaan yang dibangun justru dikhianati. Kehadiran orang ketiga menjadi titik runtuh dari hubungan yang selama ini diperjuangkan, meninggalkan luka yang tak lagi mampu dibendung.
Lewat narasi lirik yang dekat dengan pengalaman banyak orang, Geram menangkap momen ketika kesabaran mencapai batasnya.
Baca juga:
Tuantigabelas Rilis Lagu 'Berani Mati Takut Hidup (BMTH)', Fase Baru Menuju Kesadaran Diri
Andrya Tantra Rilis Album 'Nothing Personal Disorder', Soroti Fenomena Label NPD
Dipha Barus x Hindia Rilis 'Nafas', Soroti Isu Trauma yang Diam-Diam Diwarisi
Lirik Geram - Geisha
Geram rasa hatiku
tak terima kau sayat lubuk hatiku
hingga terkoyak tumpahkan luka
Kugenggam jari tanganku
Kukepal karena ku tak kan kuasa
Memilah sabar atau egoku
Sudah geram hatiku
Kau melihatku tampak hancur
Sumpah ku tak terima
Kau kujaga sejak lama
Kamu satu-satunya
Tega
Sakit ulu hatiku
Sungguh benci
Benci kamu
Kugenggam jari tanganku
Kukepal karena ku tak kan kuasa
Memilah sabar atau egoku
Sudah geram hatiku
Dengan senyum kecilmu
Kau melihatku tampak hancur
Sumpah ku tak terima
Kau kujaga sejak lama
Kamu satu-satunya
Tega
Sakit ulu hatiku
Sungguh benci
Benci kamu
Geram
Sakit ulu hatiku
Sungguh benci hooo
Sumpah ku tak terima
Kau kujaga sejak lama
Kamu satu-satunya
Tega
Tega
Sakit ulu hatiku
Sungguh benci
Benci kamu dan dia
(Far)