MerahPutih.com - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyatakan komitmennya untuk menjadikan Kalimantan Timur (Kaltim) berjaya dalam berbagai bidang, termasuk sumber daya manusia (SDM) dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang optimal.
Dengan peningkatan SDM yang baik dan pengelolaan SDA yang melimpah, Ganjar meyakini, Kaltim akan mencapai puncak kejayaan yaitu masyarakat yang adil, sejahtera dan makmur. Terlebih, Kaltim menjadi lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca Juga:
'Dihadang' Spanduk Paslon 02, Ganjar Malah Ajak Pendukung Prabowo Makan
"Bayangkan Kalimantan Timur itu sumber daya alamnya melimpah, SDM-nya, potensinya tinggi sekali, maka inilah kejayaan di Kalimantan Timur yang kita siapkan, dan menyumbang Indonesia," kata Ganjar dalam 'Hajatan Rakyat Kalimantan Timur' di BSCC Dome Balikpapan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/2).
Ganjar menuturkan untuk meningkatkan SDM yang unggul, pihaknya telah menyiapkan program pendidikan, di antaranya wajib belajar 12 tahun secara gratis, satu sarjana bagi keluarga kurang mampu, internet gratis super cepat, merata dan murah, hingga pelatihan-pelatihan dan fasilitas penunjangnya.
Baca Juga:
Saat Ganjar dan Anies Sama-Sama Soroti Pembagian Bansos oleh Jokowi Jelang Pencoblosan
"Kalimantan Timur akan berubah luar biasa, karena di sini akan muncul ibu kota negara, yang namanya nusantara. Maka birokrasi harus melayani, birokrasi yang melayani harus mudah, murah dan cepat, tidak ada KKN, mayarakat bahagia," tutur Ganjar.
Ganjar juga akan mendorong terciptanya lapangan pekerjaan sedikitnya untuk 17 juta orang. Ganjar juga akan membuat harga bahan pokok yang murah bagi masyarakat, serta mendorong terciptanya ekosistem investasi yang baik.
"Kerja mudah, harga murah, itu bisa kita ciptakan kalau SDM-nya unggul dan investasi bagus dan tidak ada KKN," ucap Ganjar.
Baca Juga:
Akhir Debat Pamungkas, Prabowo Minta Maaf ke Anies-Imin dan Ganjar-Mahfud
Bagi yang tidak bisa bekerja, Ganjar akan mendorong masyarakat untuk menjadi pengusaha dengan memberikan modal, pendampingan hingga menjadi pengusaha yang sukses.
"Yang tidak bisa bekerja, yang tidak bisa jadi pegawai bagaimana. kita akan ajari pengusaha, entrepreneur," pungkasnya. (Pon)