MerahPutih.com - Salah satu asisten pelatih timnas Indonesia mengaku belum menerima gaji bulan April dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi mengakui ada keterlambatan gaji staf pelatih Timnas Indonesia. Menurutnya, PSSI sedang mengalami kesulitan keuangan seperti federasi sepak bola anggota FIFA lainnya, karena pandemi Virus Corona (COVID-19).
Baca Juga
Shin Tae-yong Rencanakan TC Virtual untuk Timnas Indonesia U-19 pada Mei Ini
“Saat ini PSSI lagi belum ada pendapatan. Jadi, bagian keuangan sedang mengatur tentang penggunaan dana, mana yang prioritas mana yang tidak. Sehingga semua bisa berjalan lancar," katanya.
Yunus Nusi mengaku PSSI terus mengupayakan pembayaran gaji staf pelatih Timnas Indonesia. PSSI kini juga menunggu dana FIFA sebesar 500 ribu dolar atau sekitar Rp7,7 miliar. Dana ini bantuan dari FIFA untuk para anggotanya guna meningkatkan industri sepak bola yang terpuruk karena pandemi Virus Corona.
"Ketua Umum PSSI (Moch Iriawan) tetap berusaha agar semua proses pembayaran teratasi dengan baik," tutup Yunus Nusi.
Baca Juga
Gaji staf pelatih Timnas Indonesia semua kategori dibayarkan pada tanggal 5 setiap bulannya. Sempat ada wacana pemotongan karena Virus Corona, gaji staf pelatih Timnas Indonesia masih dibayar penuh hingga Maret kemarin. (Bolaskor)