MerahPutih.com - Federasi Futsal Indonesia (FFI) menunggu tanggapan resmi FIFA soal ketertarikan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Ketertarikan itu, seperti dijelaskan oleh Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia Michael Sianipar, sudah pernah disampaikan kepada FIFA.
Informasi resmi (dari FIFA) belum ada. Kami masih menunggu,
kata Michael Sianipar dikutip dari Antara.
FFI menunggu tanggapan resmi FIFA, terutama petunjuk untuk proses yang dilalui dalam bidding.
"Jadi kami masih menunggu keputusan dari FIFA seperti apa," katanya.
Indonesia belakangan kembali dikabarkan masuk persaingan menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Selain Indonesia, Spanyol, Prancis, Maroko, Kuwait dilaporkan menjadi kandidat calon tuan rumah.
Baca juga:
Ranking FIFA: Melompat 10 Tingkat, Timnas Futsal Indonesia Kini di Peringkat 14 Dunia
Keterarikan menjadi tuan rumah sebelumnya juga disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Terlebih setelah Indonesia sukses menyelenggarakan Piala Asia Futsal 2026.
Ia mengatakan keberhasilan sebagai penyelenggara Piala Asia Futsal mendapat apresiasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC.
Apresiasi itu, kata dia, menjadi modal bagi Indonesia untuk kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah turnamen futsal tingkat dunia.
"Kami dari pemerintah melihat peluang itu. Jika memungkinkan, kami ingin mencoba mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia futsal," katanya.
Tantangan Menjadi Tuan Rumah
Namun, Erick mengakui terdapat tantangan dalam pencalonan tersebut karena penyelenggaraan Piala Dunia Futsal berpotensi kembali digelar di kawasan. Oleh sebab itu, kata dia, perlu komunikasi lebih lanjut dengan FIFA.
"Isunya 2028. Jika Indonesia menjadi tuan rumah, berarti Asia dua kali berturut-turut. Ini tentu perlu pembahasan dengan FIFA," katanya. (*)