Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Elite Pro Championship 2026 Makin Panas! 10 Klub dari 5 Provinsi Siap Bersaing Rebut Gelar Juara

Frengky Aruan - Senin, 02 November 2026

MerahPutih.com - Elite Pro Championship (EPC) kembali memasuki musim ketiga dengan melibatkan 10 klub kategori Men’s U-21 dari lima provinsi di Indonesia. Seperti musim sebelumnya, kompetisi ini akan menjadikan Dewa United Arena, Tangerang, sebagai lokasi utama pertandingan.

Persiapan EPC 2026 diperkenalkan melalui acara Media Day yang digelar di Dewa United Arena, Minggu (1/11). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Kabupaten Tangerang, Asep Suherman; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang; Sekretaris Umum DPD Perbasi Banten, Andri S. Permana; serta perwakilan Royal Sports, Dr. Panudju Djojoprajitno, MARS.

Hadir pula perwakilan ofisial, pelatih, dan pemain dari seluruh 10 tim yang akan berlaga pada musim ini.

EPC 2026 Diikuti 10 Klub dari Lima Provinsi

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2024, jumlah peserta EPC terus bertambah. Musim perdana diikuti empat tim, kemudian meningkat menjadi enam tim pada 2025. Pada penyelenggaraan ketiga tahun ini, kompetisi akan melibatkan 10 klub dan menjadi salah satu ruang bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan serta mempersiapkan diri menuju jenjang profesional.

Baca juga:

Denilson Junior Kirim Pesan Jelang Dewa United vs Persija: Kami Siap!

Sepuluh peserta EPC 2026 terdiri dari Dewa United Elite, MVP Basketball, dan IBC (Immortal Basketball Club) dari Banten; Go Jakarta Basketball, Cakra Sakti Basketball, dan Hangtuah Jakarta dari DKI Jakarta; Bhinneka Solo dan Satya Wacana Buzzer dari Jawa Tengah; BBM CLS Knights dari Jawa Timur; serta Spartans Dream City dari Kalimantan Selatan.

Keterlibatan klub dari lima provinsi memperluas jangkauan kompetisi sekaligus membuka kesempatan bagi pemain muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

Ridi Djajakusuma, perwakilan Dewa United Basketball Club selaku penyelenggara EPC, menjelaskan bahwa kompetisi ini sejak awal dirancang untuk menghadirkan ruang pertandingan yang beragam dan kompetitif bagi pebasket muda Indonesia.

“Bagi kami, EPC bukan hanya tentang pertandingan atau mencari siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetisi ini memberikan pengalaman kepada pemain-pemain muda untuk berkembang, menghadapi tekanan pertandingan, dan mempersiapkan diri sebelum mereka masuk ke level profesional,” ujar Ridi.

Pertumbuhan jumlah peserta dari musim ke musim juga dinilai mencerminkan semakin besarnya kebutuhan terhadap kompetisi basket usia muda di Indonesia.

“Musim pertama kami memulai dengan empat tim, kemudian enam tim di musim kedua, dan sekarang menjadi 10 tim dari lima provinsi. Ini tentu menjadi sesuatu yang patut kami syukuri. Artinya, semakin banyak klub yang melihat pentingnya memberikan pengalaman kompetitif kepada pemain muda,” lanjutnya.

Digelar 4 November hingga 2 Desember, EPC Sajikan 58 Pertandingan

Menurut Ridi, pengalaman bertanding memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan pemain muda, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam mengambil keputusan dan menghadapi situasi pertandingan.

“Mereka membutuhkan pertandingan, bukan hanya latihan. Dari pertandingan, mereka belajar bagaimana mengambil keputusan, menghadapi tekanan, bermain sebagai tim, dan memahami apa yang dibutuhkan untuk bermain di level yang lebih tinggi,” katanya.

Dengan jumlah peserta yang meningkat, penyelenggara juga menghadapi tantangan untuk mempertahankan kualitas kompetisi.

“Tahun ini kami memiliki 10 tim dari lima provinsi. Ini menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi kami sebagai penyelenggara. Kami ingin memastikan setiap tim mendapatkan pengalaman kompetisi yang baik dan seluruh pertandingan berjalan dengan standar yang telah kami tetapkan,” ujar Ridi.

Baca juga:

Hasil Lengkap Pekan Kedelapan Super League dan Klasemen Sementara: Persija Terancam Kehilangan Takhta!

EPC 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 November hingga 2 Desember 2026 di Dewa United Arena, Tangerang. Kompetisi ini akan menyajikan total 58 pertandingan dalam 22 hari pertandingan.

Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 17 pemain. Seluruh pertandingan akan mengacu pada FIBA Official Basketball Rules 2024.

EPC 2026 dibuka dengan fase regular season menggunakan format half round robin, sehingga setiap tim akan bertemu satu kali dengan seluruh peserta lainnya. Delapan tim terbaik dari fase tersebut akan melanjutkan persaingan ke babak playoffs untuk memperebutkan gelar juara.

Pada babak playoffs, pertandingan awal menggunakan format single game. Sementara itu, semifinal dan final akan berlangsung dengan sistem best of three (Bo3), sehingga tim harus meraih dua kemenangan untuk melaju ke tahap berikutnya atau keluar sebagai juara. (Far)

Baca Artikel Asli