MERAHPUTIH.COM - ED Sheeran akhirnya buka suara soal pencoretan Macklemore yang pro-Palestina di konser Loop Tour.
Seperti dilansir Deadline, Sheeran mengatakan keputusan nya itu merupakan kesalahan. Ia salah menangani situasi tersebut setelag tekanan datang dari pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, yang meminta Macklemore dihapus dari daftar penampil di konser Ed Sheeran di Lincoln Financial Field.
"Tapi minggu ini, kritiknya tentang sesuatu yang jauh lebih penting, dan saya harus mengambil dan membuat keputusan yang sulit, dan saya membuat kesalahan, dan saya sangat menyesal," kata dia dikutip Deadline, Minggu (20/9).
Sheeran mengatakan ia tak ingin mengecewakan penggemarnya. Namun, ia juga tidak ingin menjadi musisi aktivis. Pada akhirnya, persoalan yang ia hadapi pekan ini menunjukkan perdebatan penting soal kebebasan berbicara dan isu genosida.
Dalam keterangannya, Sheeran mengatakan akan melanjutkan konsernya. Menurutnya, kebebasan merupakan hal mendasar tidak peduli di tempat mana kebebasan bersuara itu dilakukan. "Karena saya ingin pertunjukan saya berfokus pada persatuan, bukan perpecahan, dan kemanusiaan, bukan politik. Namun, ini masalah kemanusiaan, dan saya tidak bisa lagi menyembunyikan perasaan saya tentang hal ini," katanya.
Baca juga:
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Ia mulai menaruh rasa kritisnya atas krisis kemanuaian yang terjadi, baik di Palestina dan Israel.
"Apa yang terjadi di Israel di Festival Musik Nova pada 7 Oktober sangat mengerikan dan memperparah penderitaan Yahudi selama berabad-abad. Apa yang terjadi di Gaza merupakan bencana, tidak dapat dibenarkan, dan tidak proporsional. Hati kami hancur oleh skala, kehancuran, dan hilangnya nyawa warga sipil, nyawa anak-anak. Ketidakadilan sistemis yang kita saksikan terjadi di Tepi Barat tidak dapat diabaikan," katanya.
Sheeran menjanjikan konser turnya akan menjadi tempat yang aman bagi siapa pun. Sekalipun punya perbedaan pandangan.
“Konser ini tetap menjadi tempat semua orang diterima, dan semua orang di sini dapat berdiri berdampingan dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda, dan semua orang di sini dapat mendukung orang-orang yang tidak mereka setujui dalam segala hal. Namun, mereka semua dapat sepakat untuk menyanyikan lagu-lagu ini, dan lagu-lagu ini tentang cinta, harapan, dan persatuan," kata dia.(Tka)
Baca juga:
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan