Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Duta Besar RRT Kujungi INTI, Teddy: Momentum Terbaik Membangun Hubungan Antara Indonesia RRT

Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Agustus 2018

MerahPutih.com - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) menerima kunjungan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Mr. Xiao Qian di Sekretariat INTI Jalan Angkasa Kav. B6, Mgk Office Tower B lt. 10, Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/8) pagi.

Kedatangan Mr. Xiao diterima hangat oleh Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, Wakil-wakil Ketua Umum INTI, Jajaran Dewan Penasehat dan pengurus Perhimpunan INTI.

Dalam sambutannya Teddy mengucapkan terima kasih kepada Mr. Xiao yang sudah menyempatkan diri untuk berkunjung ke Perhimpunan INTI.

"Pertama-tama saya ingin atas nama semua rekan-rekan saya di INTI, menyambung hangat dan bahagia atas kunjungan Duta Besar Xiao dan rombongan, kami sampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tulus atas kehadirannya," kata Teddy.

INTI

Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Mr. Xiao Qian (kanan), Jubir INTI Lexyndo Hakim (dua kanan) dan Ketum INTI Teddy Sugianto (dua kiri) (MP/Asropih)

Menurut Teddy reformasi Negara Tiongkok telah mengalami perubahan yang sangat besar, karena telah membuat prestasi cemerlang dan menarik perhatian di seluruh dunia.

"Bahwasanya orang Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia, kemajuan pesat di berbagai bidang, membuat prestasi besar telah mengubah wajah Tiongkok dan memberikan kebanggaan bagi warga Tiongkok di dunia," tuturnya.

Pengurus INTI melakukan sesi foto dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Mr. Xiao Qian (MP/Asropih)

Dengan begitu kata Teddy, momentum ini waktu terbaik bagi kedua negara baik itu Indonesia dan Tiongkok membangun hubungan yang lebih erat lagi.

"Dan dengan semua masyarakat kita yang di era baru globalisasi, untuk membangun kembali bangsa bersama-sama berdampingan dengan canggih, lebih maju dan lebih kompetitif, kemajuan dunia menuju Indonesia baru yang adil dan makmur dan kuat," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli