Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dugaan Korupsi Libatkan Jubir BPN Diduga Rugikan Negara 1 Miliar Lebih

Wisnu Cipto - Jumat, 26 April 2019

MerahPutih.com - Penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah mendapat nominal kerugian negara atas kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia ini diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 dan 17 Desember 2017 lalu.

Kegiatan ini diinisiasi Kemenpora dan dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah bersama Gerakan Pemuda (GP) Anshor di era kepemimpinan Dahnil Anzar, yang kini menjabat sebagai koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Paslon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Ada kerugian negara. (Sekitar) Satu miliar lebih lah," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di Polda Metro Jaya, Jumat (26/4).

Meskipun demikian, Adi mengaku masih menunggu angka resmi kerugian negara dari auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sampai saat ini masih berlangsung.

"Kita sudah bekerjasama dengan pihak auditor dan auditor sudah melakukan audit, dan mudah-mudahan hasil audit lapangan yang dilakukan auditor dengan pihak kita meyakini bahwa nilai kerugian negara sudah fix," jelasnya.

Pemuda Muhammadiyah. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Dari temuan masing-masing pihaknya, lanjut Adi, nantinya akan diselaraskan untuk mengketahui angka resmi untuk nanti dirilis saat ekspos kasus. "Kan kita lagi bersama sama di Jogja. Sekarang lagi di Jogja, jadi kalau nanti itu oke, kan kita mengajukan beberapa temuan, hasil penyelidikan, yang kita indikasikan sebagai wujud kerugian negara," tutup dia.

Untuk diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia ini diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 dan 17 Desember 2017 lalu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kemenpora dan dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah bersama Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Polisi mencium ada penggelembungan data keuangan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pemuda Muhammadiyah. Hingga akhirnya polisi memeriksa belasan saksi di Yogyakarta dan dua orang dari pihak Pemuda Muhammadiyah yakni, Dahnil Anzar dan Ketua Panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia dari PP Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani. (Knu)

Baca Artikel Asli