MerahPutih.com - Dua warga Tangerang Selatan (Tangsel) terkonfirmasi positif terpapar cacat monyet atau Monkeypox (Mpox). Namun kedua pasien tersebut telah dinyatakan sembuh.
Mulanya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel memeriksa lima orang yang diduga terpapar Mpox. Hasil dari pemeriksaan, hanya dua terkonfirmasi positif.
"Dari lima terduga, kasus terkonfirmasi positif sebanyak dua orang. Dan mereka telah dinyatakan sembuh serta kondisi baik," ucap Kepala Dinkes Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar yang dikutip Kamis (5/9).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Mpox di berbagai akses masuk pelabuhan dan bandar udara yang melayani lalu lintas domestik.
Baca juga:
Berdasarkan data yang dilaporkan, kasus Mpox terbanyak terjadi pada laki-laki dengan usia 22-49 tahun.
Penyakit Mpox adalah emerging zoonosis yang disebabkan oleh virus monkeypox. Penularannya bisa melalui droplet, kontak langsung dengan lesi dan cairan tubuh termasuk benda terkontaminasi.
Gejala penyakit ini mirip dengan cacar air, namun lebih ringan. Gejala yang dialami antara lain sakit kepala, demam akut di atas 38,5 derajat Celsius, ruam akut, nyeri otot, sakit punggung, kelemahan tubuh, hingga pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati).
Baca juga:
Konfirmasi Mpox hanya dapat dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium, diantaranya menggunakan uji Polymerase Chain Reaction (PCR) dan atau sekuensing.
Penderita Mpox biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-4 minggu, namun dalam beberapa kasus dapat berkembang menjadi berat hingga kematian. (Asp).