Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

DPRD DKI Minta Dishub Tertibkan Jukir Liar di PRJ

Dwi Astarini - Rabu, 10 Juli 2024

MERAHPUTIH.COM - PARKIR liar yang menjamur di sekitar area Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Jakarta Pusat, dikeluhkan masyarakat. Para jukir liar tersebut memaksa pengunjung untuk memarkirkan kendaraan di lahan kosong, trotoar, dan bahu jalan.

Tarif parkir yang dipatok beevariasi, seperti motor dikenai mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu dan mobil mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Oleh sebab itu, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zulkifli atau MTZ meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menertibkan parkir liar di Jakarta Fair. Ia menerima banyak aduan pengunjung yang resah karena ulah para jukir liar. Mereka memaksa pengunjung agar memarkirkan kendaraan sebelum pintu masuk Jakarta Fair. Padahal, lahan parkir yang telah disediakan pengelola JIEXPO masih mempuni untuk menampung kendaraan pengunjung.

"Ya harus ditertibkan dishub atau kerja sama dengan Satpol PP karena kan sudah jelas mana tempat yang boleh parkir dan bukan tempat parkir," kata MTZ dalam keterangannya, Rabu (10/7).

Menurut dia, pangawasan terhadap lokasi parkir kendaraan di area Jakarta Fair harus menjadi perhatian serius. "Seharusnya itu memang diawasi terus, kalau bisa 24 jam," paparnya.

Selain itu, ia juga meminta Pemprov DKI segera membina atau mengadakan pelatihan kerja terhadap para jukir liar. Pelatihan bisa menyesuaikan dengan minat dan bakat. Hal itu sesuai dengan imbauan Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono.

"Para juru parkir liar ini dulu dijanjikan Pj Gubernur mau dibina, mau diberi pelatihan sehingga dapat bekerja di bidang lain. Nah, itu coba dilaksanakan," ucapnya.

Selain itu, layanan transportasi umum juga perlu ditingkatkan. Tujuannya agar para pengunjung tak perlu membawa kendaraan pribadi untuk datang ke Jakarta Fair.

"Kalau ke PRJ pakai kendaraan umum saja. Kendaraan umum juga terus diperbaiki agar menjadi pilihan utama bagi warga Jakarta, seperti Trans-Jakarta, Mikrotrans, dan Jaklingko. Itu juga harus ditingkatkan (layanannya)," tutupnya.(Asp)

Baca Artikel Asli