MerahPutih Nasional - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mencurahkan isi hatinya terkait pembangunan kelistrikan di wilayah Indonesia timur yang minim. Bahkan, dari daya yang ada sebesar 53.503 mega watt, 70 persennya dinikmati Pulau Jawa.
"Yang dilakukan Rizal Ramli mengakibatkan anggota DPD khawatir akan menjadi pertimbangan pemerintah untuk mengurangi akselerasi pembangunan listrik," kata anggota DPD daerah pemilihan Sulawesi Selatan, Bahar Ngitung, di DPR, Jakarta, Kamis (27/8).
DPD mengimbau niat pemerintah tidak boleh kendur. Sebab, Bahar menilai apa yang dituduhkan Menko Kemaritiman tersebut hanya bualan dan tidak patut dilakukan oleh seorang menteri.
Hal senada diungkapkan anggota DPD RI dapil Jawa Timur, Ahmad Nawardi. Ia mengeluhkan di Kecamatan Kangean Madura masyarakat hidup tanpa listrik.
Bahkan, daerah penghasil minyak dan gas tersebut listrik kerap mengalami pemadaman bergilir. PLN beralasan, mereka tidak memliki cukup modal untuk membangun pembangkit listrik.
"Di timur Madura, Kangean, Sapekan, tidak ada listrik sampai sekarang. Yang ada genset, hidupnya seminggu hidup, tiga minggu mati," kata dia. (mad)
Baca Juga:
Sistem Penunjukan Langsung Proyek Listrik Langgar Perpes
DPD Minta Kemendikbud buat Kegiatan Baku MOS
Ketua DPD Soroti Syarat Calon Independen