MerahPutih.com - Masa jabatan Presiden Jokowi periode 2014-2019 akan berakhir tanggal 19 Oktober. Namun, sejauh ini belum ada kepastian terkait pelantikan mengingat lembaga Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) yang melantik presiden belum ada pimpinannya.
"Ya sampai saat ini masih menunggu kepastian waktu pelantikan sebagai Presiden RI terpilih periode 2019-2024," ujar Jokowi saat ditemui usai acara peringatan Hari Batik Nasional di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10).
Baca Juga
Peringati Hari Batik Nasional, Jokowi dan Iriana Batik Bereng 500 Pengrajin Solo
Jokowi mengatakan lembaga MPR yang bertugas melantik presiden terpilih hasil Pemilu 2019 masih kosong atau belum ada pimpinannya. Jokowi pun masih menunggu pimpinan MPR dulu dilantik.
"Pelantikan kok tanya saya, kan yang punya kerja MPR. Ditanyakan saja ke sana, saya kan menunggu saja," kata Jokowi.
Lembaga MPR, kata Jokowi, baru melantik pimpinannya pada Kamis (3/10). Ia pun tidak bisa bicara banyak soal jadwal pelantikan presiden terpilih.
Baca Juga
Presiden Jokowi Kirim 2.000 Paket Sembako ke Ambon dan Wamena
Jokowi mengakui jika memang banyak usulan, khususnya dari para relawan agar pelantikan dimajukan tanggal 19 Oktober. Sementara jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pelantikan tanggal 20 Oktober.
"Saya tegaskan menyerahkan sepenuhnya kepada MPR. Kita tunggu saja besok ketua MPR dilantik dulu. Kalau soal tanggalnya, mau 19 atau 20, kita serahkan yang punya kerja, yakni MPR," tandas Jokowi.
Sebagaimana diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Jokowi-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober mendatang. Namun saat ini banyak pihak yang mendesak agar pelantikan dimajukan.
Baca Juga
Presiden Jokowi Diminta Tidak Terbitkan Perppu KPK, Ini Alasannya
Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.