Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dicari 400 Relawan Medis untuk Rumah Sakit di Jabar

Zulfikar Sy - Minggu, 20 Juni 2021

MerahPutih.com - Tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit semakin kewalahan menerima lonjakan kasus COVID-19. Kebutuhan SDM atau para nakes pun mendesak.

Menghadapi kebutuhan nakes tersebut, Pemeritah Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen tim Relawan Medis Penanganan COVID-19. Relawan yang mendaftar akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit pemerintah khususnya di Bandung Raya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Juanita Paticia Fatima mengatakan, saat ini sedikitnya Jabar membutuhkan 400 relawan untuk diperbantukan.

Baca Juga:

32 PNS Jabar Positif Gegara dari Jakarta, Begini Jawaban Wagub DKI

“Kami membutuhkan lebih dari 400 relawan medis yang akan dialokasikan di berbagai rumah sakit di Jawa Barat, khususnya di Bandung Raya,” ujarnya, baru-baru ini.

Relawan yang dibutuhkan meliputi dokter, perawat, nutrisionis, apoteker, tenaga teknis kefarmasian, ahli teknologi laboratorium medik, ahli rekam medis, sanitarian, nutrisionis serta radiografer.

Ia menjelaskan, rekrutmen relawan medis perlu dilakukan menyusul peningkatan kasus dan keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) se-Bandung Raya.

Suasana halaman Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021). Gedung Sate yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat kembali ditutup hingga 9 Juni 2021 setelah 31 orang ASN dinyatakan terpapar COVID-19 dari hasil tes massal beberapa waktu lalu. (ANTARA/Raisan Al Farisi/agr)
Suasana halaman Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021). Gedung Sate yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat kembali ditutup hingga 9 Juni 2021 setelah 31 orang ASN dinyatakan terpapar COVID-19 dari hasil tes massal beberapa waktu lalu. (ANTARA/Raisan Al Farisi/agr)

Calon relawan yang berminat bisa mendaftarkan diri lewat fitur Daftar Relawan yang ada di aplikasi Pikobar indorelawan.org/p/pikobar. Fitur ini hasil kerja sama Pemprov Jabar dengan Jabar Digital Service.

Syarat daftar menjadi rewawan terdiri dari STR atau sertifikat kompetensi dan keanggotaan BPJS aktif.

“Mudah-mudahan makin banyak relawan yang dapat bergabung untuk pemulihan pandemi di Jabar,” harap Juanita.

Juanita melanjutkan, kini sudah terdeteksi banyak calon relawan telah mendaftar dan sedang dalam proses seleksi. Rekrutmen sudah dibuka dan akan ditutup pada 30 Juni 2021.

Baca Juga:

COVID-19 Melonjak, Jabar Siapkan Secapa AD dan RS Darurat di Bogor dan Bekasi

Selain itu, situs Pikobar Jabar selama ini dipakai untuk merekrut relawan COVID-19. Sepanjang 2020, lebih dari 5.000 relawan telah memanfaatkan fitur ini.

Sebanyak 619 relawan di antaranya telah berkontribusi sebagai relawan medis, relawan non-medis, serta relawan komunitas di kota/kabupaten Jabar.

Berkolaborasi dengan indorelawan.org, informasi terkait kerelawanan penanganan pandemi di Jabar lengkap dan diperbarui secara berkala dalam sistem terintegrasi Pikobar.

Seperti diketahui, Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Jawa Barat menetapkan Bandung Raya dalam status Siaga 1 akibat lonjakan kasus luar biasa pascalibur Lebaran. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Lonjakan Kasus COVID-19 Jabar 'Oleh-Oleh' Lebaran

Baca Artikel Asli