MerahPutih.com - PSSI mengajak diaspora untuk meramaikan Liga Putri 2026. Induk sepak bola Indonesia juga mempersilakan klub untuk merekrut dua pemain asing.
Liga Putri akan menampilkan enam tim yaitu Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United, seperti yang disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
PSSI sebelumnya menargetkan Liga Putri bergulir mulai Oktober 2026, diikuti enam tim di tahap awal.
Liga Putri juga menjadi bagian dari upaya PSSI menghidupkan kembali kompetisi sepak bola putri nasional.
Dijelaskan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, Liga Putri akan digelar dengan format home tournament, terpusat di Jabodetabek.
Baca juga:
Ia menambahkan bahwa beberapa pemain diaspora yang tertarik di antaranya Isabelle Nottet, Noa Leatomu, dan Estella Loupatty.
Kemarin Isabelle Nottet itu sudah, sudah mulai untuk mempelajari. Kemudian ya pasti Noa (Leatomu), Estella (Loupatty). Kemudian ada beberapa juga yang kita data belum dapat klub, kita coba tawarkan untuk bisa ikut,
kata Vivin.
Menurut Vivin, bermain di Liga Putri 2026 akan memberikan benefit atau keuntungan komersial untuk para pemain diaspora itu.
Contohnya, jumlah pengikut atau followers mereka di media sosial ada potensi besar untuk bertambah.
“Menarik sih, karena mereka juga mendapatkan imbalan yang cukup baik. Kemudian kita juga memberikan benefit komersial kepada pemain-pemain,” sambungnya.
"Belum juga benefit secara personal karena di sini sosial media juga bagus, mereka bisa kapitalisasi dari jumlah followers, endorsement, dan lain-lain. Jadi secara in return, pemain-pemain juga pasti akan banyak diuntungkan," ucap Vivin.
Adapun soal pemain asing yang diperbolehkan, itu menjadi terobosan baru.
"Pemain asing kita targetkan ada dua pemain asing yang boleh (dikontrak oleh setiap klub), di luar pemain diaspora.”