Di Tengah Ancaman Virus Corona, Pertamina Jamin Stok BBM Aman
Kamis, 12 Maret 2020 -
MerahPutih.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman dan cukup baik di tengah wabah Virus corona baru atau COVID-19 di tanah air.
"Sejauh ini stok dalam kondisi yang cukup baik," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta pada Rabu (11/3), dikutip Antara.
Baca Juga:
Fajriyah mengatakan dari sisi keamanan stok, mitra operasional di Pertamina sudah melakukannya. Penambahan serta peningkatan stok pasti juga sudah dilakukan.
"Pertamina sangat memahami surat edaran dari Menteri BUMN tersebut serta telah melaksanakannya," kata Fajriyah.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menginstruksikan BUMN migas dan energi agar menjaga ketersediaan BBM, gas, dan elektrifikasi yang dibutuhkan oleh masyarakat di tengah merebaknya wabah virus corona.
Surat Edaran No. SE-1/MBU/03/2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyebaran CoronaVirus Disease 2019 (COVID-19) ditandatangani dan diterbitkan oleh Erick Thohir pada 3 Maret 2020.
Salah satu maksud dan tujuan dari perintah Menteri BUMN tersebut adalah memperkuat business contingency plan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan operasional maupun bisnis BUMN.
Baca Juga:
Kementerian BUMN Siagakan RS Pertamina untuk Isolasi Pasien Corona
Berkenaan dengan perkembangan situasi penyebaran COVID-19 di beberapa negara di dunia dan memperhatikan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap COVID-19 perlu menjadi perhatian organisasi terhadap kesehatan seluruh pegawai, serta arahan dari Presiden Republik Indonesia bahwa Pemerintah serius melindungi masyarakat dalam penanganan wabah COVID-19.
Menteri BUMN Erick Thohir sendiri telah meminta BUMN mengantisipasi dampak ekonomi Indonesia dari wabah Virus Corona.
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa BUMN-BUMN diminta untuk mengantisipasi dengan pengembangan bisnis lainnya, dengan demikian bagaimana bisa mengekspor sesuatu atau di luar dari kebiasaan bisnisnya BUMN. (*)
Baca Juga:
Tak Ada Gebrakan di Pertamina, Ahok Dianggap Tak Pantas Jadi Ketua Otorita Ibu Kota Baru