MerahPutih.com - Serial orisinal VIU, Dear Jo, mulai tayang sejak 22 Januari 2024. Serial ini diadaptasi dari Film Dear Jo (Almost is Never Enough) yang tayang Agustus 2023 lalu. Hulu dua karya ini adalah novel berjudul Almost is Never Enough karya Sefryana Khairil.
Secara garis besar, Dear Jo (Almost is Never Enough) bercerita tentang tiga sahabat: Ella, Joshua atau Jo, dan Maura. Ketiganya tinggal di Baku, Azerbaijan.
Ella adalah ibu tunggal dari putri bernama Zoey. Ia perempuan tangguh, baik, dan setia kawan. Cobaan menerpanya setelah suaminya meninggal dunia. Ia harus berjuang untuk menghidupi diri dan anaknya.
Baca juga:
Fita Anggriani Bicara Tantangan Memerankan Karakter Maura di 'Dear Jo'
Jo dan Maura adalah pasangan suami istri dari keluarga berada. Mereka telah menikah bertahun-tahun, tapi belum dikaruniai anak.
Mereka memohon kepada Ella untuk meminjamkan rahim dan mengandung anak mereka. Semula Ella menolak permintaan itu, tapi pada akhirnya ia berubah pikiran. Ia bersedia menjadi surrogate mother, meminjamkan rahimnya untuk sahabatnya. Cerita berkelok setelah Maura tewas kecelakaan.
Meski secara garis besar, serial dan filmnya mirip, ada pula perbedaannya. Mengutip rilis resmi VIU, inilah perbedaannya.
1. Sebagian Besar Komposisi Pemain Berubah
Di versi film, peran Joshua dilakoni Jourdy Pranata, sementara karakter Maura diperankan Salsabilla Adriani. Keduanya tidak lagi terlibat dalam serial Dear Jo. Peran mereka digantikan oleh Stefan William dan Fita Anggriani. Karakter Ben, sahabat Jo, dalam film diperankan Roy Sungkono, sedangkan di serial diperankan Yesaya Abraham.
2. Tokoh Carissa
Berbeda dari versi film, di serial Dear Jo muncul tokoh Carissa (diperankan Aliyah Faizah). Ia adalah perempuan yang dijodohkan dengan Jo setelah Maura tewas.
3. Beda Masa Kehamilan Ella
Di film, Ella datang ke Jakarta dalam keadaan hamil 5 hampir 6 bulan, sedangkan di serial Ella sudah 7 bulan hamil.
4. Spotlight Karakter Ben
Versi film hanya menceritakan sekilas tokoh Ben. Namun, versi serial memberikan porsi lebih besar untuk Ben.
Secara umum, serial Dear Jo mengungkap lebih banyak sisi yang tak bisa diceritakan di film. (dru)
Baca juga: