Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Datangi Laboratorium Penanganan COVID-19, Wagub DKI Peringatkan Tak Ada Main Harga Swab Test

Zulfikar Sy - Senin, 12 Oktober 2020

MerahPutih.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI Jakarta dan Rumah Sakit (RS) Yarsi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk memastikan pelayanan dan penanggulangan COVID-19 di instansi kesehatan tersebut berjalan dengan lancar.

RS Yarsi merupakan salah satu rumah sakit rujukan COVID-19 berdasarkan Kepgub Nomor 987 Tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Ariza mengapresiasi pihak Labkesda dan rumah sakit yang telah menyediakan fasilitas terbaik untuk penanganan COVID-19.

Baca Juga:

Anies Cemas Kasus COVID-19 Meroket Akibat Demo Tolak UU Cipta Kerja

"Kami sengaja mendatangi beberapa laboratorium khususnya di Labkesda DKI dan RS Yarsi. Kita sampaikan apresiasi kepada kedua instansi tersebut karena telah menyiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk pasien agar dirawat dengan baik," ujar Wagub Ariza pada Minggu (11/10) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Ariza meninjau langsung proses operasional terkait kondisi laboratorium, tempat isolasi pasien, dan ruang ICU.

"RS Yarsi menyediakan 6 ruang ICU, 60 tempat tidur untuk pasien COVID-19, dan yang terisi sudah 44 tempat saat ini. Kami pun menelusuri seluruh proses penanganan COVID-19 yang ada di sini, atas nama Pemprov kami mengapresiasi hal ini atas dukungannya selama ini dalam membantu urusan kesehatan warga Jakarta," tambah Wagub Ariza.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria disemprot disinfektan sebelum masuk ke Hotel U-Stay Mangga Besar, Selasa (6/10/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria disemprot disinfektan sebelum masuk ke Hotel U-Stay Mangga Besar, Selasa (6/10/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Wagub Ariza menegaskan, koordinasi dan komunikasi akan terus dilaksanakan agar ketersediaan fasilitas selalu memadai dalam penanganan pasien COVID-19.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang di bawah koordinasi Pemprov DKI maupun pemerintahan pusat agar jumlah ketersediaan ruangan isolasi, ICU, dan tempat tidur bisa tetap tersedia sesuai dengan jumlah kebutuhanya," kata Wagub Ariza.

Baca Juga:

Diterpa Isu Miring, Berikut Tanggapan Relawan Vaksin COVID-19

Di samping itu, Pemprov DKI juga mengimbau pihak rumah sakit maupun Labkesda baik milik pemerintah atau swasta agar tidak membebani warga, yang ingin tes SWAB/PCR secara mandiri dari segi harga. Wagub Ariza berharap tidak ada pihak rumah sakit yang mematok harga diatas Rp900.000.

"Jika ada kedapatan pihak mana pun yang masih memungut biaya lebih, silakan warga melaporkan kepada kami. Mudah-mudahan ini bisa membantu kita semua dalam mengurangi angka penyebaran COVID-19," pungkas Wagub Ariza.

Perlu diketahui, saat ini di DKI Jakarta terdapat 58 jejaring laboratorium COVID-19 yang tersebar di seluruh DKI dengan kapasitas mencapai 16.711 sampel per hari. (Knu)

Baca Juga:

Rusun Asrama Militer Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Solo Suplai Logistik

Baca Artikel Asli