Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Cristiano Ronaldo Sebut Nama Diogo Jota di Postingan Terbarunya Usai Portugal Pulangkan Kroasia

Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026

Merahputih.com - Wajah mendiang Diogo Jota tiba-tiba muncul di layar raksasa Stadion BMO Field Toronto saat lagu kebangsaan Portugal berkumandang.

Atmosfer emosional langsung menyelimuti arena pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal va Kroasia kala ingatan kolektif publik kembali pada tragedi setahun silam.

Baca juga:

Bobol Gawang Timnas Krosia Via Penalti, Cristiano Ronaldo Pemain Tertua Cetak Gol di Fase Gugur Piala Dunia

Selecao das Quinas turun ke lapangan hijau bukan sekadar memburu kemenangan taktis, melainkan menuntaskan janji suci pada sang rekan setim.

Perjuangan militan tersebut membuahkan hasil manis lewat kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia pada laga hidup mati fase gugur.

Kapten tim Cristiano Ronaldo mempersembahkan kesuksesan besar ini khusus bagi mendiang kompatriotnya.

Kami menang untuk kami, Diogo (Jota), dan Portugal!!! Ayo maju!!!!,

tulis Cristiano Ronaldo melalui akun media sosial resminya setelah pertandingan.

Rekor Baru Sang Kapten Abadi

Kroasia sebenarnya memberikan perlawanan sengit sebelum eksekusi penalti dingin sang kapten pada menit ke-68 menyamakan kedudukan.

Gol tersebut bermakna ganda bagi penyerang berusia 41 tahun tersebut dalam panggung sepak bola sejagat. Portugal akhirnya mengunci tiket kelolosan menuju babak 16 besar berkat gol penentu Goncalo Ramos pada masa injury time menit ke-90+4.

Cristiano

Data lengkap pertandingan serta rekam jejak emosional skuad Portugal:

Semangat Magis Anggota Plus One

Kepergian mendiang penyerang andalan tersebut meninggalkan lubang besar, namun manajemen tim memiliki cara unik menghormati jasanya.

Saat pengumuman skuad resmi turnamen pada Mei lalu, pelatih Roberto Martinez tetap memasukkan nama almarhum ke dalam daftar. Penghormatan tersebut menjadi bahan bakar moral luar biasa bagi ruang ganti Selecao das Quinas.

“Daftar akhir mencakup 27 nama ditambah satu,” kata pelatih Portugal Roberto Martinez menjelaskan kebijakan unik timnas.

Baca juga:

Portugal Melaju ke-16 Besar Dengan Kemenangan Tipis Atas Kroasia

Martinez menegaskan kehilangan sosok penyerang lincah tersebut merupakan momen tak terlupakan sekaligus sangat sulit bagi internal tim.

Seluruh anggota skuad merasa memikul tanggung jawab besar mewujudkan impian masa hidup sang sahabat.

Semangat serta kekuatan almarhum dipastikan tetap hidup dalam setiap jengkal langkah kaki para pemain sepanjang turnamen berlangsung.

Baca Artikel Asli