Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

'Cleaning Service' Jadi Saksi Kebakaran Kejagung, Pengamat: Kemungkinan Dia Jadi Orang Suruhan

Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2020

Merahputih.com - Kasus kebakaran Kejaksaan Agung menyisakan tanda tanya. Pasalnya, dalam Rapat Kerja antara Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kejaksaan Agung terungkap adanya seorang cleaning service yang menjadi saksi dalam kasus kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung memiliki saldo rekening hingga ratusan juta.

Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menilai, meskipun belum terbukti, Riyanta sendiri ragu bahwa cleaning service tersebut membakar Gedung Kejagung atas kepentingan pribadinya. Sebab, tidak mungkin dia memiliki masalah besar di Kejaksaan Agung.

"Dan sebagai seorang cleaning service, dia hubungannya apa? Nah kemungkinan yang terjadi adalah, dia menjadi orang suruhan. Ini masih kemungkinan," imbuh Stanislaus, Senin (28/9).

Baca Juga

Seorang Cleaning Service 'Bersaldo' Fantastis Dicurigai Terlibat Kebakaran Kejagung

Ia mengatakan, untuk mengusut dugaan ini, penyidik perlu bekerja sama dengan pihak bank maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri aliran dana yang masuk ke rekening cleaning service tersebut.

"Ini kan penting kalau misalnya ada aliran dana berasal dari orang-orang yang pernah tersangkut kasus di Kejaksaan Agung, ya ini dikembangkan lagi," tambah dia.

Stanisilaus menyebut, informasi tersebut bisa menjadi petunjuk untuk Polri ungkap dalang di balik kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Menurut dia, bila benar adanya, saksi itu akan membuat rantai panjang kasus kebakaran ini. Kendati demikian, polisi harus bekerja keras untuk membuktikan adanya dugaan keterlibatan sosok cleaning service itu.

“Misalnya, dia sudah punya rekening besar, justru yang dicari siapa yang mengirim. Dia hanya orang suruhan atau mungkin dia hanya orang yang dibayar. Ini menunjukkan ada akses, ada petunjuk, seandainya benar dia yang pelaku," tutup dia.

Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar.

Kejanggalan seorang cleaning service yang diduga terkait dengan kebakaran di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) dibongkar anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan. Cleaning service bernama Joko itu termasuk saksi yang diperiksa terkait kasus kebakaran di Kejagung.

Kecurigaan Arteria diungkapkan mulai dari mudahnya akses sang cleaning service dari tempat tugasnya ke lokasi kebakaran di lantai, rekening berjumlah fantastis hingga kabar sang cleaning digunduli.

Politikus PDIP ini juga mempertanyakan alasan saksi cleaning service tersebut digunduli. Ia mengingatkan akan susah melakukan cek DNA jika rambut plontos.

"Apa benar, ada penampilan baru yang bersangkutan dibotakin? Kalau dibotakin hati-hati pak, sulit kalau mau cek DNA rambutnya sudah plontos," ungkapnya.

Baca Juga

Tim Labfor dan Inafis Dikerahkan Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Arteria dalam rapat itu juga meminta Jaksa Agung untuk tak mudah percaya dengan orang. Soal kebakaran di Kejagung, Arteria meminta Jaksa Agung mengungkap fakta sebenarnya, apakah ada kelalaian atau kesengajaan, atau dugaan adanya aktor intelektual.

"Harusnya Pak Jaksa Agung jangan terlalu percaya orang, harus diatensi dan dicermati setiap proses hukum yang terkait dengan kebakaran," katanya. (Knu)

Baca Artikel Asli