Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Cek Ban Kendaraan Sebelum Mudik Itu Penting

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Maret 2024

MerahPutih.com - Lebaran adalah waktu yang ditunggu-tunggu warga untuk mudik ke kampung halaman. Berbagai transportasi digunakan agar sampai ke kampung halaman termasuk kendaraan pribadi.

Untuk mengurangi kecelakaan akibat kendala teknis kendaraan, sebagaiknya saat mudik menggunakan kendaraan pribadi harus dicek betul kondisi kendaraan termasuk kondisi ban, mengingat cuaca yang tidak tentu seperti saat ini.

Baca juga:

Kemenhub Prediksi akan Ada Lonjakan Perjalanan Mudik Hingga 71,7 Persen

Product Marketing Manager PT Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi mengatakan, keselamatan kendaraan sangat penting, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.

"Memastikan ban dalam kondisi baik dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan kenyamanan berkendara bagi pengemudi dan keluarga," katanya dalam keterangannya. (19/3)

Ban merupakan komponen utama yang langsung berhadapan dengan permukaan jalan. Sehingga, memastikan kondisi ban yang optimal sangatlah penting agar perjalanan mudik senantiasa aman, lancar, dan nyaman.

Untuk merawat ban agar tidak memberikan efek yang buruk kepada para penggunanya, pengemudi bisa menghindari lokasi parkir yang langsung terpapar dengan sinar matahari dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, para pemilik kendaraan yang akan digunakan untuk perjalanan mudik, tidak disarankan menggunakan semir ban yang berbahan dasar minyak karena dapat mempercepat penuaan karet. Dalam kondisi khusus, misalnya hendak mudik jarak jauh, kita perlu menaruh perhatian ekstra pada kondisi ban kendaraan.

Dalam cuaca yang sering berganti dari panas terik beralih ke hujan lebat ini, membutuhkan penangan ban yang serius. Dalam hal ini terdapat tiga cara penanganan yang tepat dalam menghadapi cuaca seperti saat ini.

Pemilik kendaraan disarankan untuk memeriksakan ban secara rutin, terutama sebelum melakukan perjalanan panjang. Tekanan angin yang tepat tidak hanya meningkatkan kinerja ban, tetapi juga meminimalkan risiko kecelakaan. Pastikan selalu menjaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan.

Pemeriksaan kondisi ban juga sangat disarankan termasuk kedalaman alur dan keausan. Ban yang aus atau rusak dapat mengurangi traksi dan stabilitas kendaraan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau jalanan basah.

Konsultasi rutin dengan ahli ban dan kaki-kaki sangat diperlukan untuk memastikan pemeriksaan menyeluruh. Konsultasi ini bisa mencakup penyetelan roda (spooring), penyeimbangan (balancing), dan rotasi (rotation).

Langkah preventif ini, diyakini oleh Michelin tidak hanya memperpanjang umur ban, tetapi juga berkontribusi pada kinerja dan keselamatan kendaraan secara keseluruhan.

"Untuk proses yang ketiga, para pemilik kendaraan disarankan dapat menggunakan ban yang memiliki performa baik di segala medan. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan ban yang memiliki performa optimal di medan basah maupun kering," katanya.

President Director PT Michelin Indonesia, Sai Banu Ramani menegaskan, pihaknya menyediakan produk Michelin dan BFGoodrich dengan standar keselamatan yang tinggi dan performa yang cocok untuk segala medan, terutama bagi masyatakat yang hendak mudik tahun ini.

"Keselamatan dan pengalaman berkendara yang optimal adalah prioritas utama bagi Michelin," katanya. (*)

Baca juga:

Cek Cara Daftar, Syarat dan Rute Mudik Gratis Pemprov DKI

Baca Artikel Asli