MerahPutih.com - Bupati Klungkung, Bali, I Nyoman Suwirta menjamin kebutuhan logistik pengungsi Gunung Agung tidak ada yang mendekati kedaluwarsa.
Sebab, pihaknya terus dilakukan pengecekan tanggal batas penggunaan kebutuhan pokok yang disiapkan untuk para pengungsi.
"Kami sudah meminta mengecek petugas yang berjaga di posko logistik yang ada di GOR Swecapura agar mengecek tanggal kadaluarsa makanan bantuan para donatur seperti mie instan dan makanan ringan untuk pengungsi," kata I Nyoman Suwirta di Klungkung, Bali, Rabu (4/10).
Dia menegaskan, petugas yang membidangi logistik dibantu relawan di posko pengungsian setiap harinya melakukan kroscek dan menyortir makanan yang akan akan mendekati kedaluwarsa, untuk segera diolah di dapur umum.
"Para petugas kami tidak mendapati ada makanan yang akan mendekati tanggal kedaluwarsa, agar segera diolah di dapur umum," katanya.
Pihaknya menginstruksikan kepada petugas pada bagian logistik agar membuka sumbangan dari donatur yang di dalamnya terbungkus tas plastik dan terbungkus rapat di dalam kardus agar diperiksa ulang, untuk melihat makanan itu apa aka mendekati masa akhir kedaluwarsa.
"Tadi saya juga sempat melihat ada beberapa makanan ringan yang memiliki jangka waktu kedaluwarsa yang sangat pendek atau kedaluwarsa yang akan berakhir beberapa bulan kedepan dan belum menemukan adanya makanan yang sudah kedaluwarsa," katanya.
Ia mengakui, terkadang di posko-posko di luar GOR Swecapura hanya meminta bahan kebutuhan pokok saja. Sehingga pihaknya meminta petugas posko ini mendata jumlah anak-anak agar mendapatkan bantuan makanan ringan dan kebutuhan lainnya. (*)
Sumber: ANTARA