Big Hit dan Universal Music Siap Bentuk Grup K-pop Baru
Jumat, 19 Februari 2021 -
PERKEMBANGAN dunia K-pop yang semakin besar memang tidak bisa dipungkiri entah karena karya atau para personelnya. Nah kali ini agensi yang mengaungi BTS, Big Hit Entertainment, bersama Universal Music Group (UMG) berencana membentuk boy band K-pop baru yang debut di AS.
Dalam video rekaman yang ditayangkan, pimpinan dan eksekutif dari kedua perusahaan ini mengumumkan proyek baru yang dibentuk lewat gabungan antara Big Hit dan Geffen Records dari UMG. Label rekaman yang didirikan oleh David Geffen pada 1980 ini pernah memproduksi musik untuk Nirvana, Elton John, Avicii, dan pendatang baru Olivia Rodrigo.
“Kedua perusahaan berbagi nilai dan visi, yakni kami mengejar inovasi terbaru dan berkomitmen untuk menghibur penggemar dengan musik dan konten berkualitas tanpa kompromi,” kata CEO Big Hit, Bang Si-hyuk.
“Dalam hal ini, saya sangat yakin bahwa UMG dan Big Hit akan menciptakan singeri yang akan menulis ulang sejarah,” lanjutnya.
Baca juga:
Netmarble Games Jadi Pemegang Saham Kedua di Big Hit Entertainment
Sementara itu, pimpinan UMG Sir Lucian Grainge mengatakan kerjasama ini akan mendorong percepatan K-pop sebagai fenomena budaya global.
Mengutip Yonhap, label ini akan berbasis di Los Angeles dan mencari boy band melalui program audisi global pada 2022. Meski debut di AS, grup itu kelak akan dilatih dengan mekanisme K-pop pada umumnya.
Sebagai bentuk dari kerjasama ini, kedua perusahaan akan mendorong interaksi dengan penggemar lewat platform Weverse yang dioperasikan Big Hit. Selain artis-artis yang bergabung di Big Hit seperti BTS, Seventeen, Sumi, dan CL, artis UMG seperti Gracie Abrams, New Hope Club, dan Alexander 23 juga telah bergabung.
>Baca juga: >Kebagian Saham Big Hit, ini Kekayaan Member BTS
Kesuksesan Big Hit Entertainment memang harus diakui berkat beberapa grup di dalamnya. Bahkan, Big Hit sekarang sudah melnatai di bursa saham. Saat hari pertama diperdagangkan (15/10), nilainya langsung melejit dari US$234 atau sekitar Rp3,4 juta menjadi US$292 atau Rp4,2 juta per lembar.
Harga awal saham tersebut hanya US$113 atau sekitar Rp1,6 juta. Alhasil, personel BTS suskes mengantongi lebih dari Rp147 miliar dalam kurun waktu 30 menit. (and)
Baca juga:
Resmi Diperdagangkan, Saham Big Hit Entertainment Laris Manis