MERAWAT mesin mobil saja belum cukup. Pintu mobil juga butuh perawatan. Apalagi jika pintu mobil kamu modelnya digeser atau sliding door. Salah perawatan, pintu mobil geser bisa sendat saat dibuka maupun ditutup.
Menurut KABAROTO, ada beberapa tipe mobil memiliki pintu geser seperti Toyota Alphard, Toyota Sienta, dan Honda Freed. Penyakit sliding door biasanya elektrik power yang rusak dan relnya kotor. Dua masalah ini sangat mempengaruhi kinerja sliding door.
Baca Juga:
Toyota Indonesia mengatakan ada empat cara merawat sliding door. Tidak perlu penanganan khusus untuk merawat model pintu ini. Kamu bisa melakukan perawatannya tanpa perlu ke bengkel. Kunci utamanya ialah kamu harus selalu rajin memperhatikan komponen-komponen penting yang mempengaruhi sistem kerja pintu geser.
Pertama, jaga kebersihan komponen. Kebersihan di sekitar area pintu geser harus selalu terjaga, terutama di area rel dan roller. Debu dan kotoran pada area ini bisa jadi musuh utama pemilik mobil dengan sliding door elektrik. Tak hanya membuat pintu sulit menutup, kerusakan berat bisa terjadi apabila ada debu dan kotoran menempel di area tersebut.
Kedua, pastikan rel atau sektor lain pada mekanisme kerja pintu geser tidak basah. Cipratan air dapat menjadi masalah besar bagi pintu geser elektrik. Tambahan komponen seperti roller, rel, pengunci, dan motor penggerak pintu tidak akan bekerja maksimal.
Baca Juga:
Segera lap air pada bagian-bagian tersebut agar tidak timbul karat dan membuat motor listrik rusak. Oleh karena itu, kamu juga harus berusaha agar mobil tidak melewati genangan air, terlebih jalanan yang banjir.
Ketiga, kamu harus rutin melumasi komponen penggerak pintu geser. Lumasi bagian tersebut menggunakan cairan penetran. Pemberian pelumas akan menghindari terjadinya korosi dan membuat kerja roller lancar.
Keempat, biarkan pintu geser menutup dengan sendirinya. Masalahnya, banyak pengguna mobil pintu geser tidak sabar saat pintu tengah membuka atau menutup.
Jangan pernah menghentikan laju pintu. Jika dipaksa begitu, motor listrik akan rusak. Komponen lain semisal rel, kawat sling, dan bantalan juga menerima beban lebih yang menimbulkan kerusakan. Lebih baik buka atau tutup pintu geser secara manual saat kamu sedang buru-buru. (ikh)
Baca Juga: