Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa

Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026

MERAHPUTIH.COM - BADAN Gizi Nasional (BGN) belum menerapkan sistem prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh. Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.


Kepala BGN Sudaryono mengatakan sekolah yang ingin menggunakan sistem prasmanan harus melalui proses pendaftaran dan pelatihan. Langkah tersebut diperlukan agar seluruh pelaksana memahami prosedur pelayanan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.


“Prasmanan ini bukan berarti bisa diterapkan begitu saja. Dapurnya harus dilatih, sekolahnya juga harus dilatih, dan kami harus memastikan semuanya siap,” kata Sudaryono kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (17/10).


Menurut dia, penerapan prasmanan membutuhkan keterlibatan kepala sekolah, guru, dan pihak lain yang mendukung pelayanan makanan sebab sistem ini tidak hanya mengubah cara makanan disajikan, tetapi juga membutuhkan pengaturan alur pengambilan makanan dan pendampingan siswa.

Baca juga:

BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan


BGN turut mempertimbangkan perbedaan kebutuhan berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa kelas awal sekolah dasar membutuhkan pendampingan yang berbeda ketimbang siswa kelas yang lebih tinggi, baik dalam mengambil makanan maupun menyesuaikan porsi dengan kebutuhan mereka. Di sisi lain, standar pemenuhan gizi tetap menjadi ketentuan utama.


Setiap siswa harus memperoleh porsi awal sesuai takaran, sedangkan makanan tambahan disediakan bagi siswa yang masih membutuhkan setelah pembagian awal selesai.

Untuk menguji kesiapan penerapan di berbagai kondisi, BGN melakukan uji coba di sejumlah wilayah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa, termasuk Aceh, Palembang, dan Merauke. Evaluasi dari berbagai daerah tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi kendala teknis dan menentukan langkah penyesuaian.

Bagi sekolah yang belum memenuhi persyaratan, pelayanan MBG tetap dapat berjalan menggunakan sistem penyajian yang sudah diterapkan.(knu)

Baca juga:

5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun

Baca Artikel Asli