MerahPutih.com - Dunia rock Indonesia berkabung, bassis dari grup rock legenda Donny Fattah dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/2) waktu setempat.
"Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang God Bless, saudara kami tercinta, di rumah sakit Fatmawati, Jakarta," tulis akun resmi Instagram God Bless.
Sebelumnya, Donny mengidap sarkopenia, penyumbatan vaskular, dan penyakit autoimun. Ia sempat menjalani pengobatan yang cukup berat setiap harinya. Tak tanggung-tanggung, harus mengonsumsi hingga 32 jenis obat untuk mengatasi tiga penyakit yang diidapnya.
Dalam sejarah musik rock Indonesia, nama Donny Fattah memiliki tempat yang sangat penting. Ia dikenal sebagai pemain bass dari band legendaris God Bless yang telah aktif sejak awal 1970-an.
Permainan bass Donny tidak hanya berfungsi sebagai pengiring, tetapi juga menjadi elemen penting dalam membangun karakter musik God Bless yang kuat, dinamis, dan khas.
Baca juga:
Repertoar Donny Fattah mencerminkan perpaduan antara teknik bermain yang solid, groove rock yang kuat, serta pengaruh musik progresif dan blues.
Melalui berbagai lagu God Bless, Donny menunjukkan kemampuan musikalitas yang matang dan konsisten.
Dalam formasi klasik God Bless bersama Ahmad Albar, Ian Antono, dan Abadi Soesman, Donny Fattah berperan sebagai fondasi musikal. Bassnya menjadi penghubung antara gitar, keyboard, dan drum sehingga menghasilkan aransemen yang harmonis.
Kontribusi Donny tidak hanya dalam permainan bass, tetapi juga dalam proses kreatif band, termasuk penyusunan aransemen dan pengembangan struktur lagu.
Sebagai salah satu bassist rock paling berpengaruh di Indonesia, Donny Fattah telah menginspirasi banyak musisi muda. Permainan bassnya menunjukkan bahwa bass bukan sekadar instrumen latar, melainkan bagian penting dalam membentuk identitas musik sebuah band.
Warisan musikal Donny Fattah bersama God Bless menjadikannya salah satu tokoh penting dalam perkembangan musik rock Indonesia. (Far)