Asik Nih! Bakal Ada 1.100 Beaswiswa Patriot Dari Kementerian Transmigrasi
Senin, 19 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Kabar gembira bagi yang ingin melanjurkan ke jenjang perguruan tinggi, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bakal menyediakan 1.000 hingga 1.100 beasiswa bagi mahasiswa terpilih.
Beasiswa Patriot ini yang rencananya diluncurkan secara perdana pada bulan depan dengan perguruan tinggi yang menjadi mitra program tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), IPB University, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).
“Kami ingin betul-betul mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang sangat unggul, bukan lagi SDM yang unggul, tetapi yang sangat unggul,” kata Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Minggu malam (18/1).
Ia menuturkan, saat ini tahapan seleksi para penerima beasiswa masih didiskusikan dengan berbagai pihak terkait.
Baca juga:
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Berdasarkan pembahasan awal, nantinya calon penerima beasiswa disyaratkan untuk terlebih dahulu diterima di salah satu dari tujuh perguruan tinggi negeri mitra.
“Baru setelah itu ada tes pusatnya. Nah, tes pusatnya ini kami akan dalami secara psikologinya (dari masing-masing pendaftar),” ujarnya.
Seleksi tersebut juga menilai peta jalan (roadmap) yang disusun oleh para peserta terkait rencana jenjang karir (career path) yang akan mereka tempuh selama menjalani pendidikan hingga setelah lulus kuliah.
“Termasuk kami akan perhatikan roadmap-nya yang bersangkutan (calon peserta), juga path career-nya itu seperti apa ke depannya. Jadi, kami ingin mendapatkan sumber daya manusia yang betul-betul nanti bisa diharapkan ikut memberikan perubahan yang lebih baik (bagi masyarakat transmigran),” ucap Iftitah.
Para penerima Beasiswa Patriot akan menempuh pendidikan mereka di tiga Kampus Patriot yang tengah dibangun oleh Kementrans, yakni di Batam, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Merauke, Papua Selatan. Tiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi masing-masing daerah.
Batam memiliki potensi pengembangan industri, perikanan, dan kelautan; Mamuju memiliki potensi pengembangan industri logam tanah jarang (rare-earth metals) dan pertanian; sementara Merauke memiliki potensi pengembangan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.
Kementras tengah mengebut pembahasan mengenai detail teknis pelaksanaan program beasiswa yang rencananya diluncurkan bulan depan tersebut.