Arsenal Mulai 'Gemetar' Usai Dihajar MU, Patrick Vieira Sebut Bukayo Saka Cs Kena Mental

Selasa, 27 Januari 2026 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Arsenal gagal memperlebar jarak di puncak klasemen Premier League setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium pada laga krusial pekan ini.

Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi Meriam London, mengingat keunggulan poin dari pesaing terdekat kini terpangkas signifikan di tengah kebangkitan Manchester City dan Aston Villa.

Ujian Mentalitas Juara

Arsenal sejatinya memiliki peluang emas untuk menjauh dari kejaran lawan setelah para pesaing kehilangan poin dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, Bukayo Saka dan kawan-kawan justru tampil antiklimaks dengan hanya mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan pamungkas. Saat ini, margin keunggulan Arsenal menyusut menjadi empat poin dengan 15 pertandingan tersisa.

Gol-gol menakjubkan di babak kedua yang dicetak oleh Patrick Dorgu dan Matheus Cunha memastikan kemenangan perdana United di kandang Arsenal sejak 2017. Hasil ini tak pelak memicu kecemasan hebat di ruang ganti The Gunners.

Rapuhnya mentalitas bertanding Arsenal kembali menjadi sorotan tajam. Legenda klub, Patrick Vieira, menilai para pemain tampil di bawah tekanan dan kehilangan kebebasan dalam bermain.

"Mereka perlu mengekspresikan diri, bermain dengan bebas. Terlalu banyak pemain yang tidak tampil maksimal. Masih ada beberapa pertanyaan tentang kekuatan mental tim," jelas Vieira kepada Sky Sports.

Menurutnya, kegagalan ini bukan sekadar soal skor, melainkan soal cara tim menyikapi pertandingan besar.

"Mereka akan sangat kecewa dengan penampilan itu, bukan karena kalah, tetapi karena cara mereka kalah," sambung dia.

Sementara, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, langsung bereaksi keras dengan menantang anak asuhnya untuk menunjukkan karakter asli mereka. Arteta menegaskan bahwa jalur menuju trofi juara tidak akan pernah bertabur bunga mawar.

"Jika ingin memenangkan gelar, Anda harus melewati momen-momen seperti ini. Sekarang saatnya untuk bereaksi, untuk melihat kemampuan kami," tegas Arteta sebagaimana dikutip dari ESPN.

Kini, Arsenal dituntut segera berbenah sebelum performa inkonsisten ini benar-benar merenggut mimpi gelar juara yang sudah dinanti selama dua dekade. (Bolaskor)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan