Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Apa Pengaruh Hubungan Anda Terhadap Tubuh? Bukan Sekedar Jantung Berdebar-Debar

P Suryo R - Sabtu, 17 Februari 2018

BILA tengah jatuh cinta, seseorang pasti berkata jantung berdebar-debar kalau melihat orang yang ditaksirnya. Itu hanya sebagaian dari efek yang dibuat oleh tubuh

Menurut pakar psikologi, terdapat lima tahapan bila seseorang jatuh cinta. Yakni Terpaku, Membangun, Masa Depan, Kejujuran dan Stabilitas.

Riset yang dilakukan oleh eHarmony tahun 2014, menunjukan bahwa setiap tahapan memiliki pengaruhnya masing-masing pada seseorang.


Terpaku

Ini adalah bentuk ketertarikan pada orang yang menarik secara seksual dan menunjukan gejala tergila-gila. Pada tubuh reaksi yang terjadi adalah berat badan turun sekitar 30% dan produktivitas menurun sampai 39%, demikian dailymail menuliskan. Secara biologis pria maupun perempuan akan memproduksi hormon seks, yakni testosteron dan oestrogen, jelas meningkatkan libido.


Membangun

Pada tahapan ini tubuh akan melepaskan neurochemical, monoamine yang akan menaikan degub jantung dan orang akan merasa nyaman. Orang seperti memakai narkoba kelas A. Pada pasangan yang sudah jadian tahapan ini menjurus pada pembentukan hubungan mereka. Masa ini membuat seseorang selalu ceria dan tidak berpikiran lain selain mengembangkan hubungannya. Dari riset itu ditemukan bahwa kebanyakan orang yang jatuh cinta mengaku kurang tidur.


Masa Depan

Dalam tahapan ini pola berpikir akan berubah dari sudah menemukan orang yang tepat menjadi hubungan yang baik. Partisipan dalam riset itu sejumlah 27% terjebak dalam stres memikirkan masa depan hubungannya.

bercinta
(Foto: bridestory)


Kejujuran

Dalam tahan ini merupakan keselarasan dengan tahapan sebelumnya. Dimana orang akan lebih menunjukan diri aslinya. Ini akan menaikan kadar stres dan kecemasan. Menurut psikologis, Dr Linda Papadopoulos, pada tahapan ini seseorang akan menunjukan wajahnya yang terbaik. Berbeda dengan yang ada sosial media yang penuh dengan polesan.


Stabilitas

Empat tahapan sebelumnya akan membuat masing-masing orang terombang-ambing, bisa jadi terbanting-banting. Namun setelah itu keadaan akan lebih baik dan stabil. Hubungan akan terasa lebih intim dan menyenangkan.

Dr Papadopolous, dalam Mailonline menjelaskan bahwa secara biologi, pria dan perempuan dalam tahapan ini yang mendapatkan orgasme akan melepaskan hormon vasopressin yang menguatkan perasaan keduanya. Kemudian ketika persalinan perempuan akan melepaskan oksitokin yang akan membuat perasaan semakin mendalam. Ikatan akan semakin kuat dan melindungi satu sama lainnya. (psr)

Baca Artikel Asli