Merahputih.com - Lampu stadion Metropolitano bersinar terang, namun bagi Antonin 'Toni' Kinsky, malam Rabu (11/3) dini hari itu terasa gelap gulita. Debut impian berlaga di kompetisi tertinggi Eropa berubah seketika menjadi mimpi buruk. Tidak dalam jam, tapi hanya dalam hitungan menit.
Remaja Ceko berusia 22 tahun tersebut harus menahan tangis saat papan pergantian pemain menyala merah, memaksa kaki melangkah keluar lapangan meski laga baru berjalan 17 menit.
Kekalahan telak 2-5 The Lilywhites atas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions menyisakan luka dalam. Dua blunder fatal Kinsky membiarkan Marcos Llorente, Antoine Griezmann, serta Julian Alvarez berpesta tiga gol cepat kurang dari seperempat jam.
Pelatih Igor Tudor segera memasukkan Guglielmo Vicario guna menghentikan pendarahan lini pertahanan London Utara.
Baca juga:
Cristian Romero Diduga Minta Antonin Kinsky Diganti saat Tottenham Dibantai Atletico Madrid
Alasan Igor Tudor Melindungi Mental Pemain
Pelatih Tottenham Hotspurs, Igor Tudor menegaskan pergantian dini tersebut bukan bentuk hukuman. Keputusan pahit ini murni langkah darurat melindungi kondisi psikologis penjaga gawang muda miliknya. Arsitek asal Kroasia tersebut mengaku sudah berbicara secara pribadi dengan Kinsky pascapertandingan berakhir.
"Itu memang bukan hal menyenangkan, tetapi Toni mengerti. Dia penjaga gawang sangat bagus dan juga pribadi sangat baik. Saya prihatin untuk dia. Saya ingin melindungi dan membantunya," ujar Tudor lewat laman resmi klub.

Tudor menekankan pentingnya solidaritas tim tengah masa sulit melanda skuad. "Sayang memang hal itu terjadi di pertandingan besar. Namun, kami mesti saling mendukung. Itu bukan hanya tentang dirinya, tetapi soal kami semua," tambahnya.
Jalan Terjal Spurs Menuju Leg Kedua
Hasil negatif ini memperpanjang tren buruk Tottenham melalui enam kekalahan beruntun segala kompetisi. Gol balasan Pedro Porro serta Dominic Solanke gagal menambal kerapuhan tembok pertahanan. Sundulan Robin Le Normand plus gol kedua Julian Alvarez menutup pesta kemenangan tuan rumah.
Baca juga:
Blunder Fatal Antonin Kinsky Warnai Kekalahan Tottenham dari Atletico Madrid, Cuma Main 17 Menit
Antonin Kinsky, rekrutan musim dingin asal Slavia Praha, kini memikul beban berat bangkit dari keterpurukan. Catatan empat kali clean sheet dari 13 penampilan kini ternoda performa buruk di Spanyol.
Kemenangan besar ini membuka lebar pintu perempat final bagi pasukan Diego Simeone. Sebaliknya, Tottenham Hotspur butuh keajaiban besar di London saat menjamu Atletico pada leg kedua, Kamis (19/3guna membalikkan keadaan.