MerahPutih.com - Nama Anies Baswedan kembali ramai diperbincangkan masyarakat setelah membuat program #DariPendopo di channel Youtube miliknya. Pada konten perdananya, Anies membahas soal Kepulauan Seribu.
Pertama kali video tersebut diupload Anies di kanal Youtubenya dua hari lalu, sudah ditonton sebanyak 16 ribu kali. Channel Youtube Anies sudah memiliki 95 ribu subscribers.
Langkah Anies menjadi youtuber ini dinilai untuk mengejar pamor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.
Sebab, kedua sosok politisi ini sudah lebih dulu aktif berselancar di dunia Youtube atau media sosial (medsos).
"Kalau kita lihat di berbagai platform, memang Anies lumayan ketinggalan dibandingkan Ganjar yang lebih aktif di youtube. Termasuk juga dibandingkan Sandiaga Uno," ucap Pengamat medsos Hariqo Wibawa Satria, Selasa (14/12)
Dibandingkan kedua sosok tersebut, memang Anies tidak terlalu aktif bermain di kanal Youtube. Sesekali mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu membagikan ceritanya lewat medsos Twitter.
"Youtube memang sejauh ini belum dikelola pak Anies secara maksimal. Sedangkan nama lainnya, seperti Ganjar dan Sandi relatif aktif hampir di semua platform," paparnya.
Dengan aktif di youtube, Hariqo bilang, Anies bisa mendongkrak popularitasnya jelang pencalonannya di Pilpres 2024 mendatang. Hal ini disebutnya menjadi alasan kuat Anies mulai beralih profesi menjadi youtuber.
"Anies harus hadir di youtube, setidaknya buat menangkal berbagai berita negatif atau kampanye hitam ke Anies," ujarnya.
Diketahui, kanal Youtube Ganjar saat ini sudah diikuti oleh 1,1 juta pengikut atau subscribers. Sedangkan Youtube Sandi Uno (SandiUno Tv) memiliki 707 ribu subscribers.
Namun sejauh ini, Anies Baswedan baru memiliki 91 ribu subscribers. Artinya, Anies masih tertinggal jauh dari Ganjar dan Sandi yang lebih dulu aktif di platform Youtube.
"Kalau melihat data memang pengguna medsos terbanyak itu youtube ya. Dari 284 juta masyarakat, ada 170 juta pengguna media sosial dan 93 persennya mengakses youtube," tutupnya. (Asp)