Angkat Tema 'Urban Legend', Festival Musikal Indonesia 2023 Resmi Digelar
Kamis, 05 Oktober 2023 -
BERAWAL dari bisikan gosip antah berantah dari obrolan kecil antara dua orang, terkadang hal obrolan itu bisa menjadi suatu hal yang besar tanpa harus mengetahui fakta atau tidaknya kabar burung tersebut. Hal itu bahkan berhasil menciptakan apa yang dinamakan 'Urban Legend'.
Terinspirasi dari hal yang dianggap 'Indonesia Banget' itu, Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) bekerjasama dengan Yayasan Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI) dan Ciputra Artpreneur kembali menggelar Festival Musikal Indonesia (FMI) 2023 pada tanggal 28-29 Oktober di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Baca juga:
'Suara Harmoni Kalimantan' Hibur Penikmat Seni di Galeri Indonesia Kaya
"Berkaca dari pelaksanaan tahun kemarin, kita melihat animo sangat luar biasa dan memang basisnya ini dari komunitas yang berjalan dari dulu, kami juga ingin menguatkan ekosistem seni pertunjukan yang mana sasarannya adalah generasi muda," ucap Kasubdit Seni Pertunjukan, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI Edi Irawan dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (5/10).
Berbeda dengan Festival Musikal Indonesia 2022 yang mengangkat tema sejarah, pada 2023 ini FMI mengangkat tema Urban Legend atau Legenda Urban. Urban Legend adalah kisah yang telah melegenda di perkotaan yang nyaris susah dibedakan antara kenyataan dan hanya cerita isapan jempol di sekitar kita.
Hal baru lain di FMI 2023 juga dimunculkan kehadiran kurator muda yang bertugas mengkurasi penampil serta alur festival. Kurator terdiri dari perwakilan pelaku musikal di Indonesia, yakni Bathara Saverigadi, Chriskevin Adefrid, Josh Marcy, Nala Amrytha dan Nuya Susantono.
Sejumlah karya yang bakal digelar antara lain: Artswara dengan “Perempuan dalam Remang”, Boow Live dengan judul “Ibu”, EKI Dance Company membawakan judul ”Bangku Kosong”, Swargaloka dengan “Ratapan di Timur Tanah Jawa : Alas Purwo”, dan terakhir TEMAN menggelar pentas berjudul "6". Semua grup mengeksplor tema Urban Legend dalam penyajian yang khas dan memiliki daya tarik tersendiri.
"Gelaran ini sebagai respon kreatif terhadap pengetahuan dan pengalaman komunal masyarakat. Pilihan tema ini pun ingin mempertunjukan ide-ide terkait cerita rakyat dan mitos urban, sebagai peristiwa tutur – yaitu, pengetahuan yang terus hidup, tumbuh dan bergerak di masyarakat perkotaan.” ucap salah satu kurator Josh Marcy.
Kelima karya di atas akan dipentaskan di auditorium lantai 13 Ciputra Artpreneur. Masih dalam rangkaian festival, di lantai 11 akan digelar sejumlah showcase musikal dari 13 kelompok yaitu: Askara, Camp Broadway Indonesia, Center Stage Community, Hi Jakarta Production, Jakarta Art House Community Theater, Jakarta Musical Crew , Jakarta Performing Arts Community (JPAC), Metamorphose Production - LSPR PAC, Pump N Jump Academy X Aksi Cinta Indonesia (ACI), Sinar 57, Surabaya Opera Academy, Surabaya Musical Theater Camp, Teater Svatuhari.
Baca juga:
Selain menikmati pertunjukan musikal, pengunjung juga dapat menikmati, bahkan ikut berpartisipasi dalam sesi Broadway Open Mic yang diorganisasikan oleh Gigi Art Of Dance. Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti talkshow, menikmati pameran dan kuliner nusantara di area festival. Untuk area Festival terbuka untuk umum alias gratis.
Sedangkan untuk menyaksikan pertunjukan Gala di Auditorium disediakan tiket dengan harga yang terjangkau. Tiket One Day Pass dikenakan biaya retribusi sebesar 150.000 rupiah, sedangkan Two Days Pass 250.000 rupiah, Tiket Pertunjukan Gala FMI 2023 bisa didapatkan di www.bookmyshow.com mulai Kamis, 5 Oktober 2023 pukul 20.00 WIB. (far)
Baca juga:
Jakarta Architecture Festival 2023 Angkat Semangat Perubahan Ibu Kota