Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Andien Angkat Kisah Cinta Personal lewat Lagu 'Jatuh Pelan', Simak Lirik Lagunya

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026

MerahPutih.com - Andien kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk Jatuh Pelan. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi Andien bersama penulis lagu dan musisi Agus Kristianto yang dikenal dengan nama panggung Swugafunk.

Lewat lagu Jatuh Pelan, Andien menghadirkan nuansa yang lebih intim dan personal dengan mengangkat kisah tentang cinta yang tumbuh perlahan tanpa paksaan.

Lagu ini menjadi ruang refleksi yang hangat dan jujur, sekaligus mengajak pendengar menikmati proses membuka hati tanpa harus terburu-buru.

Andien mengungkapkan lagu Jatuh Pelan lahir dari pengalaman pribadinya dalam menjalani sebuah hubungan.

“Inspirasi dari lagu ini adalah hubunganku sendiri. Jujur waktu memulai hubungan ini saat itu disertai rasa tak ingin buru-buru karena aku masih ada ragu untuk membuka hati pada yang baru,” ujar Andien.

Melalui lirik yang lembut dan emosional, lagu ini menggambarkan proses menerima kehadiran seseorang secara perlahan, sambil tetap memberi ruang bagi diri sendiri untuk pulih dan percaya kembali.

Baca juga:

Lirik Manusia Favorit Lagu Terbaru Andien yang Albumnya Belum Rilis

Lirik Lagu 'Ujung-Ujungnya Kamu' Menyelami Emosional Romansa dari Andien

Lirik Jatuh Pelan - Andien

Aku temui dirimu tanpa rencana

Langkahmu masuk pelan ke ruang yanh lama ku penjara

Tak kuduga tenangmu bikin runtuh dindingku

Padahal aku masih belajar percaya waktu

Dan ku takut terlalu cepat

Tapi matamu buat dunia mendadak senyap

Aku jatuh, jatuh pelan

Ku takut hilang arah lalu kau buatku pulang

Jika nanti aku goyah, tolong ingatkan

Kita mulai mulai pelan-pelan

Kau bicara sederhana

Tapi hangat seperti hujan kecil

yang diam diam meresap

Aku tak ingin terburu

Tapi hatiku mencari namamu

Setiap waktu

kadang ku ingin mundur sejenak,

Namun dekatmu selalu lebih tepat

Aku jatuh, jatuh pelan

Ku takut hilang arah lalu kau buatku pulang

Jika nanti aku goyah, tolong ingatkan

Kita mulai mulai pelan-pelan

Bila luka lama datang mengetuk

genggam tanganmu tak cukup,

Ku butuh dipeluk

Dekap aku disisimu

Dan aku belajar jatuh tanpa ragu

Aku jatuh jatuh pelan

Tak ingin buru-buru tapi aku tak bertahan

Dari cara kau melihat

Seakan bilang “tak apa kita, mulai pelan-pelan”

Mulai pelan-pelan

(far)

Baca Artikel Asli