Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Ancaman bagi Timnas Inggris, Luka Modric Diharapkan di Bawah Performa bersama Kroasia

Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026

MerahPutih.com - Gelandang Timnas Inggris, Jordan Henderson menilai bahwa Luka Modric sebagai ancaman ketika kedua tim bertemu di laga pertama Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Kamis (18/6) dini hari WIB.

Gelandang berusia 40 tahun yang kini membela AC Milan itu masih dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dihadapi Henderson sepanjang kariernya.

“Bagi saya, dia mungkin pemain terbaik yang pernah saya hadapi di lini tengah,”

kata Henderson dikutip dari AFP.

“Saya pikir kariernya sudah berbicara dengan sendirinya.”

Henderson menambahkan bahwa Luka Modrid merupakan pemain kelas dunia yang selalu sulit dihentikan.

“Dia pemain kelas dunia dan sangat sulit untuk dihadapi. Saya adalah penggemar beratnya.”

Pemain Brentford itu pun berharap Luka Modric tampil di bawah performa terbaiknya, sehingga Timnas Inggris memiliki peluang besar untuk mengawali Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.

Baca juga:

Tunisia Tunjuk Herve Renard sebagai Pelatih Gantikan Sabri Lamouchi Usai Kekalahan 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026

“Semoga saja Modric tidak bermain sebaik yang kita semua tahu dia mampu lakukan ketika menghadapi kami,”

harap Jordan Henderson.

Henderson juga memberikan pujian kepada pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel. Tuchel dirasa sudah berhasil memberikan perubahan positif dalam waktu yang relatif singkat.

“Saya merasa dalam waktu sekitar satu hingga satu setengah tahun, dia telah membawa banyak perubahan positif dan menciptakan lingkungan yang sangat baik di dalam tim,” kata Henderson.

“Dia juga membangun budaya yang sangat bagus. Namun setelah itu, tugas para pemain adalah melanjutkan dan menjaga apa yang sudah dibangun tersebut, dan saya rasa kami telah melakukannya.”

Menurutnya, Inggris kini hanya perlu terus mengembangkan fondasi yang telah dibangun selama setahun terakhir.

“Kami sudah mengumpulkan banyak hal positif dan bekerja sangat keras untuk mencapai titik ini. Sekarang tinggal bagaimana kami melanjutkannya.” (*)

Baca Artikel Asli