Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun

Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 6 menit lalu

MerahPutih.com - Angkatan Udara Amerika Serikat menandatangani kontrak senilai 694 juta dolar AS atau sekitar Rp12,5 triliun dengan perusahaan pertahanan Lockheed Martin untuk memproduksi rudal hipersonik udara ke darat.

Kesepakatan tersebut akan memindahkan program AGM-183A Air-Launched Rapid Response Weapon (ARRW) dari tahap prototipe dan pengujian menuju produksi dan pengadaan.

Menurut laporan surat kabar Stars and Stripes, rudal tersebut sebagian besar telah diuji menggunakan pembom strategis B-52H Stratofortress, tetapi angkatan udara AS juga berencana menggunakan pembom B-1B Lancer.

Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.

Baca juga:

Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka

Menurut Angkatan Udara AS, AGM-183A memiliki kemampuan peluncuran dengan jangkauan sejauh 1.000 mil (1.609 Km).

Situs berita Defense One melaporkan program ARRW diluncurkan pada 2018 ketika Lockheed Martin menerima kontrak senilai 480 juta dolar AS saat itu.

Rudal itu disebut sebagai senjata hipersonik boost-glide. Rudal tersebut diluncurkan dari pesawat, mencapai atmosfer atas menggunakan pendorong roket, kemudian meluncur ke bawah dan bermanuver. (*)

Baca Artikel Asli