MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) memilih untuk bertahan di Lebanon.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyebut beberapa alasan para WNI itu memilih bertahan ditengah konflik Israel dengan Lebanon.
“Ada beberapa (bertahan karena) keluarga, yang karena urusan keluarga, ya memilih untuk tinggal," kata Retno kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis (3/10).
Baca juga:
Menurut Retno, para WNI tersebut tidak menolak untuk dievakuasi. "Sebenarnya tidak menolak ya, kita mengevakuasi, ada beberapa yang dengan pertimbangan keluarga dan sebagainya, mereka memilih untuk tetap tinggal di sana," ucapnya.
Sementara itu, tercatat masih ada 159 WNI yang menetap di Lebanon. Sebagian besar dari mereka adalah WNI yang menikah dengan warga Lebanon dan WNI mahasiswa.
Kemlu dan KBRI Beirut telah mengimbau agar para WNI meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi lokasi yang rawan dan meminimalkan pergerakan hanya dan segera mengikuti proses evakuasi.
Baca juga:
Israel Terus Luncurkan Rudal, Begini Kondisi Pasukan TNI di Lebanon
Sebagaimana diketahui, Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon yang menyebabkan ribuan orang tewas. Terkini, jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon menjadi 1.030 dengan 6.352 cedera sejak 16 September.
Diketahui, Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas perbatasan sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 41.600 orang.
Serangan udara besar-besaran baru-baru ini oleh Israel juga menewaskan pemimpin kelompok Lebanon tersebut, Hassan Nasrallah. (Knu)