MerahPutih.com - Peluang Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ahmad Luthfi untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jateng dalam Pilkada 2024 sangat besar. Hal itu diungkapkan Pengamat Politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Wahid Abdulrahman.
Ia menyebut bahwa majunya Luthfi dalam Pilkada Jateng tidak lepas dari peran Presiden Jokowi. Terutama untuk menjaga program yang dicanangkannya, agar dapat dilanjutkan oleh gubernur.
“Jawa Tengah dari perspektif program strategis nasional (PSN) bisa berjalan dengan lancar, fungsi tersebut sangat jelas, perlu dijalankan oleh gubernur yang terpilih besok,” kata Wahid, Kamis (20/6).
Wahid mengatakan Presiden Jokowi masih punya power hingga bulan Agustus, sehingga konsolidasi bisa terlaksana sampai dengan tahap pencalonan Pilkada Jateng.
Baca juga:
Gerindra Beri Sinyal Usung Irjen Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng
“Kita tunggu saja dalam satu atau dua bulan lagi, berdasar rekam jejak, dari raport, dari nilai bobot, maka Pak Luthfi masuk semua menjadi kandidat kuat menjadi calon gubernur,” kata Wahid.
Wahid mengingatkan bahwa nostalgia Pilpres bisa saja berlanjut dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng. Wahid melanjutkan bahwa peluang Ahmad Luthfi maju dalam Pilgub kuncinya ada di Gerindra dan Golkar.
“Alasan Pak Luthfi bisa maju karena ada restu dari Solo, dari istana, secara kualitas tidak diragukan lagi, start-nya juga cukup bagus, namun demikian, belum ada partai yang mengusungnya,’’ kata Wahid.
Wahid berharap pada Pilgub mendatang hanya ada dua figur pasangan saja. Dia beralasan, dengan dua pasangan itu akan terjadi head to head dengan PDI Perjuangan.
“Pasangan pertama yaitu calon dari PDIP Hendi yang punya peluang cukup besar untuk maju sebagai kandidat, pasangan yang kedua tentunya Luthfi,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)