Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Achmad Albar Genap 80 Tahun, Tetap Energik Bersama God Bless dan Belum Berhenti Berkarya

Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026

MerahPutih.com - Achmad Albar genap berusia 80 tahun. Di usia yang telah memasuki delapan dekade, legenda rock Indonesia ini masih menunjukkan semangat bermusik yang luar biasa.

Lebih dari 60 tahun hidupnya didedikasikan untuk dunia hiburan, baik sebagai musisi maupun aktor, dan sampai saat ini ia tetap aktif tampil bersama God Bless di berbagai panggung di Tanah Air.

Meski usianya tak lagi muda, Achmad Albar masih menjalani latihan secara rutin bersama God Bless. Karakter vokalnya tetap kuat dan bertenaga, sementara penampilannya di atas panggung nyaris tak menunjukkan tanda-tanda melambat.

Baca juga:

Achmad Albar Bocorkan God Bless Siapkan Materi Album Baru

Achmad Albar Tetap Prima di Atas Panggung

Achmad Albar masih tampil energik di atas panggung
Achmad Albar masih tampil energik di atas panggung. Foto: Instagram/achmadalbar.official
>Ia masih mampu bergerak lincah, menyapa penonton dari berbagai sisi panggung, hingga berlari saat membawakan lagu-lagu rock yang penuh energi.

Kemampuan tersebut menjadi sesuatu yang mengesankan mengingat repertoar God Bless dikenal sangat menantang. Lagu-lagu mereka menuntut stamina prima, teknik vokal yang matang, serta energi besar sepanjang pertunjukan.

Tak sedikit pula musisi generasi muda yang mengakui, bahwa membawakan satu set penuh lagu-lagu God Bless bukanlah perkara mudah.

Baca juga:

'Rollerblade' dari No Na Raih Prestasi Baru, Masuk Daftar Lagu Indonesia Terbaik 2026 Versi Spotify

Dedikasi Achmad Albar terhadap musik kembali terlihat dalam konser God Bless bersama orkestra di Yogyakarta pada Juni lalu. Saat hujan deras mengguyur area pertunjukan, banyak pihak memperkirakan konser akan dihentikan demi keselamatan.

Namun, Achmad Albar memilih tetap berada di atas panggung hingga lagu terakhir selesai dibawakan. Keputusan itu menjadi bukti kecintaannya terhadap musik sekaligus bentuk penghormatan kepada para penggemar yang telah setia mendukung perjalanan kariernya selama puluhan tahun.

Achmad Albar Siapkan Karya Baru bersama God Bless

Semangat tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Achmad Albar di industri musik masih jauh dari kata selesai. Bersama God Bless, ia telah menyiapkan berbagai agenda hingga penghujung tahun, mulai dari pertunjukan eksklusif, acara internal, hingga tampil di sejumlah festival lintas generasi, termasuk Pestapora 2026 yang akan digelar pada September mendatang.

Selain jadwal manggung yang padat, God Bless juga tengah mempersiapkan karya-karya baru setelah merilis album Anthology bersama Czech Philharmonic Orchestra dalam rangka perayaan ulang tahun ke-50 band tersebut pada 2023.

Melalui setiap proses kreatif, Achmad Albar tetap menjadi sosok sentral yang aktif memberikan ide dan kontribusi bagi band rock legendaris yang telah berdiri lebih dari setengah abad itu.

Perjalanan Panjang Sang Legenda Rock Indonesia

Perjalanan karier Achmad Albar di industri musik
Perjalanan karier Achmad Albar di industri musik. Foto: Instagram/achmadalbar.official
>Perjalanan karier Achmad Albar sendiri dimulai sejak era 1950-an ketika tampil dalam film Djenderal Kantjil. Memasuki dekade 1960-an, ia hijrah ke Belanda dan mulai serius menekuni musik dengan membentuk grup Take Five, sebelum bergabung dengan Clover Leaf.

Sekembalinya ke Indonesia, Achmad Albar mendirikan God Bless pada 1973. Band tersebut berkembang menjadi salah satu pelopor musik rock Indonesia dan terus bertahan hingga kini.

Selama lebih dari lima dekade, God Bless konsisten melahirkan karya-karya yang menginspirasi berbagai generasi penikmat musik. Hingga hari ini, Achmad Albar menjadi satu-satunya personel yang terus bertahan sejak awal berdirinya band tersebut, mencerminkan dedikasi, loyalitas, dan konsistensi yang luar biasa terhadap perjalanan God Bless.

Sementara di luar kiprahnya bersama God Bless, Achmad Albar juga sukses membangun karier sebagai penyanyi solo.

Baca juga:

Lomba Sihir Rilis Single Baru 'Di Seberang', Penuh Makna tentang Kehilangan dan Proses Ikhlas

Lewat warna vokalnya yang khas, ia melahirkan sejumlah lagu populer seperti "Syair Kehidupan", "Panggung Sandiwara", dan "Bis Kota", yang hingga kini masih dikenang oleh para pencinta musik Indonesia.

Tak hanya identik dengan musik rock, Achmad Albar juga menunjukkan fleksibilitasnya sebagai musisi dengan mengeksplorasi genre lain, termasuk dangdut.

Salah satu karya yang paling dikenal adalah album Zakia, yang semakin menegaskan kemampuannya melintasi berbagai warna musik tanpa kehilangan karakter vokal yang menjadi ciri khasnya.

Keberadaan Achmad Albar menjadi anugerah bagi industri musik Indonesia. Publik masih dapat menyaksikan secara langsung aksi panggungnya yang penuh energi sekaligus menikmati karya-karya yang telah menjadi bagian penting dari sejarah musik nasional.

Bagi Achmad Albar, usia 80 tahun bukanlah penanda berakhirnya perjalanan, melainkan bukti bahwa semangat berkarya tidak mengenal batas. Komitmen tersebut bahkan pernah ia tuliskan dalam liner notes album God Bless Anthology 50th Years Anniversary melalui kalimat yang begitu sederhana, tetapi penuh makna.

"Saya hanya berhenti bermusik kalau sudah mati."

Pernyataan itu hingga kini menjadi cerminan tekad seorang legenda hidup yang terus mengabdikan hidupnya untuk musik dan tetap menjadi inspirasi bagi generasi musisi Indonesia. (Far)

Baca Artikel Asli