Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

5 Afirmasi Positif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Diri

P Suryo R - Selasa, 16 November 2021

DIET gagal bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya lantaran orang lebih fokus pada penurunan berat badan, dibanding melakukan kerja keras untuk menumbuhkan hubungan mereka dengan makanan dan tubuhnya.

Ini dapat menciptakan siklus penurunan berat badan yang diikuti dengan penambahan berat badan (diet yo-yo). Tentunya menjadi kontraproduktif dan menyebabkan gangguan makan, serta peningkatan risiko kematian dan penyakit.

Mengutip Healthline, dengan beberapa afirmasi positif ini, dapat membantu kamu membingkai ulang cara berpikir, serta mempengaruhi perasaan maupun perilaku. Meski ini bukan hal yang ajaib, mengulangi afirmasi setiap harinya bisa meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri kamu.

Baca Juga:

Ini 4 Tanda Kamu Terjebak dalam Pertemanan Sepihak


1. Saya sehat dan kuat

afirmasi
Lebih baik mengalihkan pikiran kamu untuk fokus pada fungsinya. (Foto: Unsplash/Emma Simpson)


Budaya diet memberitahu kita bahwa, tubuh harus terlihat dengan cara tertentu. Namun, hal tersebut bisa membuat kita kehilangan diri sendiri, saat mencoba mencapai hal yang tidak dapat dicapai. Alih-alih mengejar cita-cita dan penampilan yang dianggap positif, lebih baik mengalihkan pikiran kamu untuk fokus pada fungsinya. Bagaimana pun, tubuh yang ideal adalah tubuh dalam kondisi sehat.


2. Saya menghargai yang dapat dilakukan tubuh saya

afirmasi
Tubuh kamu tidak perlu dikoreksi dengan diet. (Foto: Pexels/cottonbro)


Berfokus pada banyak hal yang telah tubuh kamu lakukan, nyatanya dapat membingkai ulang hubungan kamu dengan tubuh. Berat badan dan indeks massa tubuh adalah satu satu permasalahan, dalam mengukur kesehatan kamu.

Daripada memandang tubuh kamu sebagai sesuatu yang harus terus diperbaiki, afirmasi ini berfokus pada apa yang telah dicapainya. Dengan kata lain, mungkin membantu kamu menyadari, bahwa tubuh kamu tidak perlu dikoreksi dengan diet.


3. Saya bergerak setiap hari

afirmasi
Berolahraga yang membuat tubuh dan pikiran nyaman. (Foto: Pexels/Juan mendez)


Bisa jadi olahraga formal tidak cocok untuk kamu, bukan masalah besar. Membingkai ulang gagasan ‘berolahraga’ menjadi hanya berarti ‘gerakan yang terasa enak.’

Carilah olahraga yang dapat membuat tubuh dan pikiran kamu nyaman, seperti peregangan ringan, jalan santai, maupun menari dengan alunan musik. Dengan membingkai ulang cara berpikir mengenai olahraga, dapat mendorong kamu untuk lebih banyak bergerak sehari-hari.

Baca Juga:

Tantrum Juga Bisa Terjadi Pada Orang Dewasa


4. Saya dapat melakukan hal-hal sulit

afirmasi
Bahwa sesuatu dapat dicapai dan dibangun secara bertahap. (Foto: Unsplash/Jeshoots)



Afirmasi ini dapat membangun self-efficacy atau persepsi kamu tentang seberapa baik melakukan tugas tertentu. Efikasi diri yang tinggi, dapat mendorong perubahan perilaku. Meskipun pernyataan ini berdiri sendiri, kamu juga dapat mengubahnya sesuai dengan tujuan pribadi kamu. Saat kamu menetapkan tujuan itu, ingatlah bahwa itu harus dapat dicapai dan dibangun secara bertahap.


5. Saya baik pada diri sendiri

afirmasi
Bersikaplah lembut ketika berbicara pada diri sendiri. (Foto: Unsplash/Linh Koi)


Pembicaraan diri yang positif, membantu menjalani kehidupan yang sehat pula. Self-talk ada monolog batin yang ada pada diri, dan cara kamu berbicara kepada diri sendiri di dalam benak.

Namun, terkadang cara kita berbicara pada diri sendiri mungkin kurang dermawan, dibanding cara kita berbicara kepada orang lain. Jika kamu secara terang-terangan dan kasar mengkritik diri sendiri, afirmasi ini dapat membantu menumbuhkan belas kasih terhadap diri sendiri. (Cil)


Baca Juga:

Kebiasaan yang Bikin Kamu Kurang Menarik

Baca Artikel Asli