Kesehatan Mental

5 Afirmasi Positif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Diri

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 16 November 2021
5 Afirmasi Positif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Diri

Afirmasi untuk diri sendiri yang menghasilkan kesejahteraan diri. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIET gagal bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya lantaran orang lebih fokus pada penurunan berat badan, dibanding melakukan kerja keras untuk menumbuhkan hubungan mereka dengan makanan dan tubuhnya.

Ini dapat menciptakan siklus penurunan berat badan yang diikuti dengan penambahan berat badan (diet yo-yo). Tentunya menjadi kontraproduktif dan menyebabkan gangguan makan, serta peningkatan risiko kematian dan penyakit.

Mengutip Healthline, dengan beberapa afirmasi positif ini, dapat membantu kamu membingkai ulang cara berpikir, serta mempengaruhi perasaan maupun perilaku. Meski ini bukan hal yang ajaib, mengulangi afirmasi setiap harinya bisa meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri kamu.

Baca Juga:

Ini 4 Tanda Kamu Terjebak dalam Pertemanan Sepihak


1. Saya sehat dan kuat

afirmasi
Lebih baik mengalihkan pikiran kamu untuk fokus pada fungsinya. (Foto: Unsplash/Emma Simpson)


Budaya diet memberitahu kita bahwa, tubuh harus terlihat dengan cara tertentu. Namun, hal tersebut bisa membuat kita kehilangan diri sendiri, saat mencoba mencapai hal yang tidak dapat dicapai. Alih-alih mengejar cita-cita dan penampilan yang dianggap positif, lebih baik mengalihkan pikiran kamu untuk fokus pada fungsinya. Bagaimana pun, tubuh yang ideal adalah tubuh dalam kondisi sehat.


2. Saya menghargai yang dapat dilakukan tubuh saya

afirmasi
Tubuh kamu tidak perlu dikoreksi dengan diet. (Foto: Pexels/cottonbro)


Berfokus pada banyak hal yang telah tubuh kamu lakukan, nyatanya dapat membingkai ulang hubungan kamu dengan tubuh. Berat badan dan indeks massa tubuh adalah satu satu permasalahan, dalam mengukur kesehatan kamu.

Daripada memandang tubuh kamu sebagai sesuatu yang harus terus diperbaiki, afirmasi ini berfokus pada apa yang telah dicapainya. Dengan kata lain, mungkin membantu kamu menyadari, bahwa tubuh kamu tidak perlu dikoreksi dengan diet.


3. Saya bergerak setiap hari

afirmasi
Berolahraga yang membuat tubuh dan pikiran nyaman. (Foto: Pexels/Juan mendez)


Bisa jadi olahraga formal tidak cocok untuk kamu, bukan masalah besar. Membingkai ulang gagasan ‘berolahraga’ menjadi hanya berarti ‘gerakan yang terasa enak.’

Carilah olahraga yang dapat membuat tubuh dan pikiran kamu nyaman, seperti peregangan ringan, jalan santai, maupun menari dengan alunan musik. Dengan membingkai ulang cara berpikir mengenai olahraga, dapat mendorong kamu untuk lebih banyak bergerak sehari-hari.

Baca Juga:

Tantrum Juga Bisa Terjadi Pada Orang Dewasa


4. Saya dapat melakukan hal-hal sulit

afirmasi
Bahwa sesuatu dapat dicapai dan dibangun secara bertahap. (Foto: Unsplash/Jeshoots)



Afirmasi ini dapat membangun self-efficacy atau persepsi kamu tentang seberapa baik melakukan tugas tertentu. Efikasi diri yang tinggi, dapat mendorong perubahan perilaku. Meskipun pernyataan ini berdiri sendiri, kamu juga dapat mengubahnya sesuai dengan tujuan pribadi kamu. Saat kamu menetapkan tujuan itu, ingatlah bahwa itu harus dapat dicapai dan dibangun secara bertahap.


5. Saya baik pada diri sendiri

afirmasi
Bersikaplah lembut ketika berbicara pada diri sendiri. (Foto: Unsplash/Linh Koi)


Pembicaraan diri yang positif, membantu menjalani kehidupan yang sehat pula. Self-talk ada monolog batin yang ada pada diri, dan cara kamu berbicara kepada diri sendiri di dalam benak.

Namun, terkadang cara kita berbicara pada diri sendiri mungkin kurang dermawan, dibanding cara kita berbicara kepada orang lain. Jika kamu secara terang-terangan dan kasar mengkritik diri sendiri, afirmasi ini dapat membantu menumbuhkan belas kasih terhadap diri sendiri. (Cil)


Baca Juga:

Kebiasaan yang Bikin Kamu Kurang Menarik

#Kesehatan Mental #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan