Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!

Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026

MerahPutih.com - Motif di balik kasus penganiayaan yang menewaskan warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam berinisial MHF (30) di kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan akhirnya terkuak.

Baca juga:

Pemprov DKI Tertibkan Jukir Liar di Kawasan Blok M, 13 Orang Dibina

Polda Metro Jaya mengungkapkan pelaku MIA (33), yang juga WNA Brunei, diduga tersulut emosi setelah menerima pesan suara bernada tantangan dari korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga karena tersangka tersulut emosi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto

Voice Note Tantangan Duel

Budi menjelaskan peristiwa ini berawal dari kesalahpahaman antara tersangka dengan salah satu saksi. Korban kemudian bermaksud membela saksi tersebut, sehingga terjadi adu mulut antara korban dan tersangka.

"Sebelum kejadian, korban juga sempat mengirimkan pesan suara atau voice note yang bernada tantangan berkelahi. Saat korban dan tersangka bertemu di lokasi kejadian, situasi menjadi semakin konfrontatif," tuturnya, kepada media, dikutip Jumat (29/5).

Baca juga:

Baru Sepekan Beroperasi, Titik Setop Rute TransJakarta Blok M-Soetta Berubah

Dalam kondisi emosi, lanjut Budi, tersangka kemudian melakukan pemukulan satu kali ke arah kepala korban menggunakan tangan kanan yang saat itu memegang paper bag berisi botol minuman.

Dari hasil pendalaman, tersangka saat itu diduga berada dalam pengaruh alkohol,

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Duel Maut 2 WNA di Blok M

Kejadian perkelahian antara dua WNA Brunei yang berujung kematian itu berlangsung menjelang subuh di area Blok M Hub, Sabtu (16/5) dini hari.

Korban MHF saat itu sedang bersama seorang saksi sebelum bergabung dengan beberapa orang lainnya. Pelaku lalu datang ke lokasi dan sempat terjadi pertengkaran yang berujung pada penganiayaan.

Saat itu, tersangka MIA memukul kepala korban hingga terjatuh dengan botol. Dilansir Antara, korban sempat mendapat perawatan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

Tersangka kemudian ditangkap tanpa perlawanan di Kebayoran Lama pada Senin (25/5) awal pekan ini. Polisi menjalin koordinasi dengan Interpol terkait kasus penganiayaan yang melibatkan sesama WNA asal Brunei itu dalam proses penyidikan. (*)

Baca Artikel Asli