MerahPutih.com - Tepat pada Rabu (24/1) Pemerintahan Anies-Sandi jatuh 100 hari kerja sebagai pemimpin Ibu Kota Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, untuk mengukur kinerja dari sebuah pemerintahan tak bisa hanya diukur dengan waktu 100 hari kerja. Apalagi permasalahan yang ada di Jakarta sangat kompleks
"Kita tidak mengukur hanya 100 hari tapi kita ingin ke depan, kerjanya lebih semangat lagi," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/1) malam.
Mantan Ketua HIPMI ini mengakui jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih belum bekerja maksimal selama memimpin Ibu Kota. Menurutnya, Pemprov DKI masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) dalam membangun Jakarta.
"Banyak banget PR. Belum ada, Menurut saya pribadi, bukan saatnya kita untuk menepuk-nepuk dada," jelasnya.
Meski demikian, Sandiaga mengaku akan lebih giat lagi dalam bekerja. Pemprov DKI akan fokus kepada masalah pendidikan, lapangan pekerjaan dan stabilisasi harga kebutuhan pokok.
"Fokusnya di lapangan kerja, pendidikan dan bagaimana di Jakarta itu hidup lebih terjangkau harganya," pungkasnya. (Asp)