Fauna

Unik, Siput Langka ini Punya Cangkang Besi Sebagai Alat Bertahan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Februari 2021
Unik, Siput Langka ini Punya Cangkang Besi Sebagai Alat Bertahan

Siput unik ini memiliki cangkang dan sisik yang terbuat dari besi sulfida. (Foto: Wired)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEAJAIBAN dan keunikan fauna di dunia memang tiada batasnya. Selama berpuluh-puluh tahun, sains telah berhasil menemukan berbagai penemuan menarik, teruma mengenai kemampuan evolusi binatang saat dihadapkan dengan predatornya yang paling berbahaya: manusia.

Misalnya saja gajah yang dilahirkan tanpa gading agar tidak menjadi target pemburu atau tikus yang resisten terhadap racun. Satu yang tidak kalah unik ialah siput bercangkang besi. Ini menambah deretan panjang daftar kemampuan pertahanan diri hewan untuk melindungi diri dari perbuatan sembrono manusia.

Baca juga:

3 Fakta Hewan Ini Dijamin Membuatmu Tercengang

Unik, Siput ini Punya Cangkang Besi Sebagai Alat Pertahanan
Cangkang dan kakinya lama kelamaan berubah jadi besi bahkan hingga membuatnya bisa ditarik magnet. (Foto: Wired)

Ditemukan di dasar laut Samudera Hindia, siput ini sebenarnya adalah moluska yang hidup di sekitar ventilasi hidrotermal dasar laut. Demikian seperti dikutip dari laman Grunge. Mencoba bertahan diri, hewan bernama Scaly-foot gastropod itu lama kelamaan cangkang dan sisiknya berubah menjadi besi, iron sulfide lebih tepatnya.

Kakinya yang digunakan untuk merayap di sepanjang dasar laut ditutupi sisik besi pelindung kecil. Jika diibaratkan seperti rantai yang ada di bawah baju besi. Bahkan siput ini bisa ditarik dengan magnet, menunjukkan kandungan besi yang benar-benar ada dalam tubuhnya.

Bukan terjadi begitu saja, siput tersebut ternyata menggunakan sebuah bakteri khusus untuk menghasilkan perisai super keras ini. Selain membantu melindungi diri dari hewan lain yang ingin memakannya, bakteri ini sepertinya dibuat untuk menjaganya dari lingkungan ekstrem.

Baca juga:

Menato Kucing Peliharaanya, Seorang Model Dikecam Pencinta Hewan

Unik, Siput ini Punya Cangkang Besi Sebagai Alat Pertahanan
Lingkungan tempat tinggal siput itu mengeluarkan racun sehingga bakteri dalam tubuhnya mengubah sulfida jadi besi untuk melindungi diri. (Foto: USGS)

Sampai saat ini sebenarnya para peneliti belum mengetahui secara pasti mengapa spesies tersebut menciptakan cangkang besi. "Aneh sekali karena banyak siput pasti memiliki jenis predator yang sama," terang ahli biologi Shana Goffredi.

Artinya, ada alasan lain mengapa siput itu memutuskan untuk mengubah cangkang dan sisiknya jadi besi. Dan tentu bukan hanya karena pemangsa yang ingin memakannya karena jika demikian siput lain pun akan melakukannya.

"Jadi menurutku tidak ada yang spesial dari tantangan predator, namun sepertinya mereka meningkatkan cangkangnya karena suatu alasan," tambah Goffredi.

Bukan pemangsa, jawaban evolusi ini mungkin terletak akibat ancaman lingkungan yang semakin rusak karena ulah manusia. Ventilasi hidrotermal yang merupakan rumah Scaly-foot gastropod mengeluarkan sulfida beracun dalam jumlah besar.

Semakin berbahaya lagi ketika ditambah dengan perbuatan manusia yang ingin memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Untuk itu, bakteri dalam tubuh mereka akhirnya mengubah sulfida menjadi besi yang dimanfaatkan untuk membuat cangkang dan sisik super keras. (sam)

Baca juga:

Hewan Unik Mirip 'Alien' Ini Gegerkan Jagat Maya

#Hewan #Hewan Laut #Hewan Unik #Fauna
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Lifestyle
Mudik Bawa Anabul, Wajib Perhatikan 8 Hal Ini
Unggahan di Tiktok hingga Instagram memperlihatkan burung, kucing, anjing, bahkan gecko, diajak pergi bersama alih-alih dititipkan ke pet hotel.
Dwi Astarini - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Bawa Anabul, Wajib Perhatikan 8 Hal Ini
Fun
Mudik Lebaran Nyaman Bersama Anabul, ini Tipsnya
Pergi bersama hewan peliharaanmembutuhkan persiapan khusus agar tetap aman dan nyaman, baik bagi pemilik maupun hewan tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Mudik Lebaran Nyaman Bersama Anabul, ini Tipsnya
Indonesia
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Tim gabungan Kemenhut dan Polisi sempat terlibat baku tembak saat menghadang kelompok pemburu liar di Taman Nasional Komodo.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Indonesia
Bantah Pakan Harimau Ragunan Dibawa Pulang, Pramono: Ada Petugas yang Bertanggung Jawab
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah soal pakan harimau Ragunan dibawa pulang. Ia mengatakan, ada petugas khusus yang bertanggung jawab.
Soffi Amira - Kamis, 20 November 2025
Bantah Pakan Harimau Ragunan Dibawa Pulang, Pramono: Ada Petugas yang Bertanggung Jawab
Dunia
Langka Banget, Lynx Iberia Putih Pertama di Dunia Terekam di Spanyol Diduga Alami Kelainan Genetik
Seekor Lynx Iberia berwarna putih berhasil diabadikan fotografer satwa liar asal Spanyol, Ángel Hidalgo, di kawasan konservasi alam di pegunungan Spanyol bagian selatan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Langka Banget, Lynx Iberia Putih Pertama di Dunia Terekam di Spanyol Diduga Alami Kelainan Genetik
Indonesia
Gratis Sewa 6 Bulan di Tempat Baru, Pramono Tegaskan Sudah Bersikap Humanis ke Eks Pedagang Barito
Gubernur juga menjanjikan sewa gratis dan layanan klinik hewan untuk para pedagang yang bersedia direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Oktober 2025
Gratis Sewa 6 Bulan di Tempat Baru, Pramono Tegaskan Sudah Bersikap Humanis ke Eks Pedagang Barito
Indonesia
Rahasia Satwa Antistres Saat Taman Margasatwa Ragunan Buka Malam Hari
Pengunjung diwajibkan menggunakan mobil kereta berkapasitas lima orang per perjalanan dengan tarif tertentu untuk berkeliling
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Rahasia Satwa Antistres Saat Taman Margasatwa Ragunan Buka Malam Hari
Indonesia
Macan Tutul Kabur Dari Lembang Park and Zoo ke Gunung Tangkuban Parahu Bahayakan Nyawa Warga
Kawasan Gunung Tangkuban Parahu sudah cukup banyak penduduk dan menjadi destinasi wisata unggulan Jawa Barat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 September 2025
Macan Tutul Kabur Dari Lembang Park and Zoo ke Gunung Tangkuban Parahu Bahayakan Nyawa Warga
Indonesia
Indonesia Kejar Status Zona Bebas PMK tanpa Vaksinasi dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia
Pemerintah berharap pengakuan dari WOAH dapat diraih pada 2025
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Agustus 2025
Indonesia Kejar Status Zona Bebas PMK tanpa Vaksinasi dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia
Bagikan