Media Sosial

Twitter Uji Coba Fitur Privasi Baru

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 07 September 2021
Twitter Uji Coba Fitur Privasi Baru

Twitter akan hadirkan fitur privasi baru. (Foto: pixabay/photomix-company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK perlu khawatir kehabisan waktu gara-gara berlebihan main Twitter. Media sosial ini akan meluncurkan fitur baru untuk membantu pengguna dalam mengatur interaksinya. Fitur baru ini juga memiliki opsi untuk menyembunyikan cicitan lama, meninggalkan percakapan, hingga menghapus followers.

Menurut laporan Bloomberg, pihak Twitter menjelaskan bahwa fitur-fitur tersebut dikembangkan setelah melakukan riset internal. Hasil riset tersebut menemukan pengguna enggan mengirimkan cicitan lantaran tak tahu siapa yang dapat melihat serta mengikuti akun mereka.

Baca Juga:

Twitter Segera Hadirkan Fitur Baru untuk Blokir Ujaran Kebencian

twitter akan menghadirkan sejumlah fitur privasi baru. (Foto: pixabay/free-photos)

"Saat privasi sosial tidak terpenuhi, orang-orang membatasi ekspresi diri mereka. Mereka kemudian menarik diri dari percakapan," jelas Svetlana Pimkina, Peneliti Twitter, seperti yang dilansir Gizmodo.

Juru bicara Twitter menjelaskan paling cepat fitur ini diluncurkan pada pekan depan. Namun, beberapa fiturnya masih dalam tahap konsep. "Fokus kami dalam privasi sosial terinspirasi dari masukan yang kami terima lewat rangkaian studi riset global yang kami lakukan, untuk memahami persepsi dan kebutuhan privasi orang-orang di seluruh dunia, Kami akan mulai menguji coba beberapa fitur ini paling cepat pada pekan depan," jelas Twitter pada keterangan resminya.

Fitur privasi terbaru Twitter yang akan diluncurkan dalam waktu dekat, antara lain yakni menyembunyikan cicitan yang di-like. Artinya pengguna dapat membatasi orang tertentu untuk melihat cicitan yang mereka sukai. Terdapat tiga kategori yang bisa dipilih pengguna, yakni semua orang, followers, dan grup tertentu. Tapi, belum ada informasi fitur ini akan diuji coba.

Baca Juga:

CEO Twitter Berharap Bitcoin Bisa Ciptakan Perdamaian Dunia

Berbagai fitur terbaru twitter akan diuji coba dalam waktu dekat. (Foto: pixabay/alurean)

Fitur privasi yang kedua yakni menghapus followers. Saat ini, menghilangkan followers bisa dengan cara memblokirnya. Namun, nantinya Twitter akan menawarkan alternatif, yakni menghapus followers dari daftar pengikut. Rencananya fitur tersebut akan diuji coba bulan ini.

Fitur yang ketiga yakni meninggalkan percakapan. Para pengguna bisa menarik diri dari percakapan di Twitter, dengan cara unmention akunnya. Setelah kamu mengaktifkan fitur unmention, maka profil tidak akan lagi dilibatkan pada percakapan serta akun yang pertama men-tag. Kemudian, akun tersebut akan dilarang men-tag akun pengguna lagi. Fitur ini kabarnya akan diuji coba pada akhir tahun.

Fitur privasi yang keempat yaitu menyembunyikan cicitan lama. Fitur ini dapat menyembunyikan atau mengarsipkan cicitan-cicitan yang lalu. Pengguna twitter dapat memilih cicitannya disembunyikan setelah 30 hari sampai satu tahun. Fitur ini masih dalam tahap konsep. (ryn)

Baca Juga:

Twitter akan Blokir Cuitan Kebencian dengan Mode Safety

#Teknologi #Media Sosial #Twitter #Akun Twitter
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan